Pemanfaatan Jalur Sepeda Tidak Optimal, Gilbert Simanjuntak: Hentikan Kalau Hasil Evaluasinya Buruk

Gilbert sangat menyayangkan program besutan Anies tersebut karena telah menelan anggaran di atas Rp 300 miliar.

Warta Kota/Nuri Yatul Hikmah
Jalur sepeda diterobos pengendara, mulai dari motor, mobil, hingga angkot. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Leonardus Wical Zelena Arga

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemanfaatan jalur sepeda di Jakarta masih menjadi permasalahan hingga saat ini.

Bagaimana tidak, Jalur sepeda yang seharusnya digunakan bagi pesepeda malah dipakai secara sembarangan oleh pengendara motor.

Baca juga: VIDEO : Polisi Tegur dan Teriaki Rombongan Road Bike yang Gowes di Luar Jalur Sepeda Sudirman

Bahkan, para pesepeda juga terlihat tidak memanfaatkan jalur yang telah dibuat tersebut (menggunakan jalur kendaraan bermotor).

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak menegaskan bahwa permasalahan tersebut harusnya diselesaikan saat Anies Baswedan masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Ya kajian yang benar itu sejak awal harusnya ada evaluasi. Karena memang terlihat tidak berfungsi. Ini malah terus dibangun, tapi penggunaannya enggak jelas," ujar Gilbert melalui pesan singkat WhatsApp kepada Warta Kota, Selasa (6/12/2022).

Gilbert sangat menyayangkan program besutan Anies tersebut karena telah menelan anggaran di atas Rp 300 miliar.

Namun demikian, ia menginformasikan bahwa untuk tahun 2023 tetap ada anggaran bagi program jalur sepeda tersebut.

"Ada anggarannya, tapi hanya untuk evaluasi dan sosialisasi," ucap Gilbert.

Baca juga: VIDEO Kasudin Perhubungan Jakpus Tegaskan Tak Boleh Pakai Jalur Sepeda untuk Parkir

Ia pun menjelaskan bahwa Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta harus benar-benar mengevaluasi dengan teliti.

Apabila kemudian tidak bermanfaat, Gilbert menegaskan program jalur sepeda tersebut harus dihentikan.

"Ya harus dihentikan. Kalau masih dilanjutkan padahal evaluasinya buruk, sama saja pemborosan," jelas Gilbert.

Kemudian, Gilbert pun menyayangkan bahwa kebijakan yang selama ini diambil oleh Dishub DKI Jakarta tidak terlalu efektif.

"Saya tidak melihat kebijakan mereka (Dishub DKI Jakarta) efektif. Paling nyata jalur sepeda di Tanah Abang, hancur!" tegas Gilbert.

Baca juga: VIDEO Jalur Sepeda Di Jakarta Pusat Kerap Diterobos dan Jadi Lahan Parkir

Sejak awal dicanangkan oleh Anies, Gilbert meyakini bahwa hanya akan fokus pada pembangunannya saja.

Ia pun mengaku sudah menyampaikan kepada Dishub DKI Jakarta bahwa tidak akan mampu mengawasi atau mengelola jalur sepeda itu dengan baik.

"Lihat saja sekarang komentar orang-orang tentang jalur sepeda, banyak yang emosional kan," pungkas Gilbert. (m36)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved