Peristiwa

Viral! Dipaksa Turun Saat Bus Masih Jalan, Penumpang Hamil Diludahi Kernet Bus Murni

Seorang wanita hamil di Serang, Banten diludahi oleh kernet sopir Bus Murni lantaran tidak mau turun saat bus masih melaju.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seorang wanita hamil di Serang, Banten diludahi oleh kernet sopir Bus Murni lantaran tidak mau turun saat bus masih melaju.

Video cekcok antara kenek bus dan wanita hamil itu viral di media sosial dibagikan akun instagram @infoserang pada Senin (5/12/2022).

Pada video yang dibagikan, terlihat bus berwarna merah bertuliskan Murni berhenti di pinggir jalan.

Seorang pria terlihat cekcok dengan beberapa pria lainnya yang turun dari bus. Disebutkan peristiwa tersebut terjadi Minggu, (4/12/2022) di depan kampus Akbid Salsabila, Curug, Kota Serang.

Disebutkan bahwa cekcok tersebut bermula dari seorang penumpang hamil yang hendak turun dari bus jurusan Rangkasbitung-Kalideres itu.

Saat bus masih berjalan pelan, penumpang hamil itupun disuruh segera turun dari bus. Melihat kondisinya yang tengah hamil, penumpang perempuan tersebut memaksa tidak mau segera turun.

Pendamping perempuan tersebut yang merupakan iparnya juga telah menjelaskan ke kernet bus bahwa wanita tersebut tengah hamil.

Baca juga: Sudah Diperkosa Hingga Hamil, ART di Bengkulu Dipolisikan Majikan

Bukannya terima dengan penjelasan tersebut, kernet bus malah meludahi wanita hamil yang juga penumpangnya itu.

Si perempuan hamil itupun melaporkan kejadian tidak mengenakan yang diterimanya saat di bus kepada suaminya yang menjemputnya di dekat bus.

Tidak terima istrinya diperlakukan semena-mena, si suami kemudian mengejar bus dengan mobilnya dan melabrak kernet tersebut.

Cekcok antara kernet bus dan suaminya itu kemudian tidak terelakan. Si istri pun menangis menceritakan perlakuan tidak menyenangkan yang diterimanya saat menjadi penumpang.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved