Kekerasan Seksual

Sudah Diperkosa Hingga Hamil, ART di Bengkulu Dipolisikan Majikan

Sudah diperkosa hingga hamil, seorang asisten rumah tangga (ART) di Bengkulu dilaporkan majikannya sendiri.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sudah diperkosa hingga hamil, seorang asisten rumah tangga (ART) di Bengkulu dilaporkan majikannya sendiri.

Seorang ART di Bengkulu menghubungi pengacara kondang Hotman Paris sambil menangis. ART berusia 20 tahun itu menceritakan kisah pilunya saat bekerja di sebuah keluarga di Provinsi Bengkulu.

Kata Hotman Paris, saat ini ART itu sudah hamil enam bulan karena diperkosa oleh anak majikannya yang berusia 17 tahun saat itu.

Ketika itu, wanita yang memiliki tubuh kecil itu dipaksa masuk ke dalam sebuah ruang karaoke yang terdapat di rumah tersebut.

Naas, ART tersebut malah diperkosa oleh anak majikannya hingga hamil. Saat hamil, ART tersebut meminta pertanggungjawaban kepada pelaku pemerkosa dan keluarganya.

Namun, korban malah dilaporkan balik oleh keluarga pelaku yang mana merupakan mantan majikannya ke Polda Bengkulu.

Korban yang tengah hamil enam bulan anak pelaku pemerkosa dilaporkan atas tuduhan persetubuhan anak di bawah umur.

Hotman Paris pun mengaku belum bisa menyimpulkan apakah kehamilan ART tersebut hasil dari kekerasan seksual atau hubungan seksual atas suka sama suka.

“Tapi ART ini dalam keadaan menangis menelpon Hotman dari bengkulu dan mengadu bahwa dia dilaporkan di Polda Bengkulu oleh majikannya dengan tuduhan persetubuhan dengan anak dibawah umur,” jelas Hotman Paris.

Saat ini ART berusia 20 tahun sementara anak majikan mendekati usia 18 tahun. Dari pengakuan korban, ia bisa diperkosa anak berusia 17 tahun lantaran pelaku memiliki tubuh yang tinggi besar sehingga korban tidak mampu melawan.

Baca juga: Saat Yosua Dituding Perkosa Putri Candrawathi di Magelang, Susi Bikin Status WA: Cukup Tahu Aja

Hotman Paris pun meminta bantuan para aktivis perempuan dan perlindungan anak di Bengkulu untuk mendampingi kasus tersebut dan menemukan fakta yang sebenarnya.

Apabila benar korban diperkosa hingga hamil dan dipolisikan oleh keluarga pelaku maka hal itu sangat menyedihkan.

“Jika benar dia diperkosa dan mengakibatkan kehamilan, akan tetapi yang dia dapat adalah ancaman hukuman karena di laporkan di Polda Bengkulu, kasian kalau itu benar,” jelas Hotman di akun instagramnya Senin (5/12/2022).

Namun, apabila korban ketahuan merayu anak majikan tersebut maka hukum harus tetap ditegakan.

Hotman Paris pun meminta Kapolda Bengkulu bisa lebih bijak dalam menangani kasus tersebut. Perlu penyelidikan yang objektif untuk bisa menyelesaikan masalah ini dengan seadil-adilnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved