Sabtu, 25 April 2026

Bamboo Dome di KTT G20, Bangunan Bambu Mahakarya Otentik dan Estetik Anak Bangsa

Bamboo Dome di Apurva Kempinski, Nusa Dua, Bali, lokasi santap siang para pemimpin dan delegasi G20 yang terbuat dari bambu karya anak bangsa.

istimewa
Bamboo Dome di Apurva Kempinski, Nusa Dua, Bali, lokasi santap siang Presiden Joko Widodo bersama para pemimpin dan delegasi G20 adalah mahakarya anak bangsa kolaborasi perajin bambu gianyar dengan visual creative consultant KTT G20 Elwin Mok, desainer Bamboo Dome Rubi Roesli dan pakar bambu dari Universitas Gadjah Mada, Ashar Saputra. 

“Sangat luar biasa, betapa para perajin bambu dari desa Gianyar ini sangat serius, sungguh-sungguh, berkomitmen. Saya merasa bersyukur, beruntung, dan bangga dapat menjadi bagian dari kerja besar ini dan berharap dapat menyampaikan kepada masyarakat global bahwa di saat dunia cenderung memilih hal-hal yang artifisial tetapi kita masih punya yang masih orisinal,” kesannya.

Melalui momen ini ia berharap, bambu dapat dimanfaatkan dan diperkenalkan lebih baik kepada masyarakat.

“Semoga suatu saat UGM dapat membangun bangunan bambu yang bagus, lekat dengan Indonesia, dan dapat menjadi nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Ashar.

Ashar sendiri mulai bersentuhan dengan bambu pada tahun 2008, ketika ia bekerja sama dalam pembangunan sekolah alam internasional yang seluruh bangunannya menggunakan bambu di Bali.

Dari awal kerja sama tersebut ia kenal dengan para penggiat bambu. Sampai saat ini Ashar telah bekerja sama dengan penggiat bambu untuk membuat bangunan bambu, tak hanya di Indonesia bahkan di beberapa negara seperti Belgia, Cina, dan India.

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved