Kesehatan
Ketahui dan Bahaya Lemak Darah atau Kolesterol Tinggi dan Cara Mengatasinya
Waspada lemak darah atau kolesterol tinggi. Kemudian kenali, penyebab dan bahayanya serta cara mengatasinya.
Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketahui dan Bahaya Lemak Darah atau Kolesterol Tinggi dan Cara Mengatasinya
Meski sering dianggap sebagai salah satu penyebab berbagai penyakit berbahaya, faktanya lemak darah adalah kolesterol juga memiliki manfaat bagi tubuh.
Hanya saja, jika jumlahnya terlampau tinggi memang dapat berisiko bagi kesehatan tubuh.
Jika tidak segera ditangani, hal ini bisa menyebabkan kondisi yang lebih serius. Nah, berikut definisi, penyebab, bahaya dan cara mengatasi kolesterol yang perlu Anda tahu.
Baca juga: Campuran Lemon dan Bawang Putih Bisa Atasi Kolesterol Tinggi, Ini Cara Membuat dan Mengkonsumsinya
Definisi Lemak Darah atau Kolesterol
Lemak darah adalah kolesterol yang diproduksi oleh berbagai sel dalam tubuh. Setidaknya ada sekitar seperempat kolesterol yang dihasilkan dalam tubuh diproduksi oleh sel hati.
Secara garis besar tubuh memang membutuhkan kolesterol untuk tetap sehat.
Namun jika tingkat kolesterol terlalu tinggi maka bisa meningkatkan berbagai risiko penyakit berbahaya. Mulai dari hipertensi (darah tinggi), jantung, stroke hingga memburuknya sirkulasi darah.
Jadi, sangat penting bagi Anda untuk rutin melakukan pemeriksaan kolesterol dalam darah guna mendeteksi risiko timbulnya penyakit berbahaya.
Penyebab Kolesterol/Lemak Darah
Sebenarnya seseorang berisiko mengalami kolesterol tinggi apabila ada beberapa faktor pendukung. Faktor tersebut ada yang bisa dikendalikan namun sebagian lainnya tidak.
Nah, berikut merupakan beberapa penyebab yang bisa meningkatkan risiko terjadinya Lemak darah / kolesterol tinggi.
1. Riwayat Penyakit
Tanpa disadari ternyata meningkatnya kadar kolesterol dalam tubuh juga bisa disebabkan karena menderita penyakit tertentu.
Beberapa jenis penyakit tersebut antara lain diabetes, obesitas atau kelebihan berat badan, gagal ginjal kronis, dan hipotiroidism.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Berolahraga-Bisa-Turunkan-Kolesterol.jpg)