Jalur Sepeda

Jalur Sepeda Mubazir, tak Tahan Macet Mobil dan Motor Tabrak Stick Cone hingga Rusak

Jalur sepeda untuk pesepeda kini mubazir, sebab banayk pengendara mobil dan motor yang menggunakan jalur itu karena tak tahan macet.

Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Valentino Verry
warta kota/nuril yatul
Jalur sepeda di wilayah Jakarta Pusat masih dilalui kendaraan, mulai dari motor, mobil, dan angkot. Hal ini sungguh memprihatinkan, sebab pesepeda menjadi tak bisa menggunakan jalur tersebut. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta telah membuat kota itu indah, dengan segala pengaturan agra semuanya menjadi tertib.

Seperti dibuatnya jalur khusus sepeda, membuat pesepeda nyaman saat beraktivitas tanpa khawatir ditabrak mobil atau motor.

Sayang, pembuatan jalur sepeda itu tak dibarengi denagn penambahan ruas jalan.

Yang ada adalah jalan yang sudah ada diperkecil ruasnya untuk sepeda, sehingga kemacetan parah kerap terjadi.

Fakta kemacetan yang setiap hari terjadi itu membuat pengendara mobil dan motor akhirnya melawan aturan yang ada.

Seperti jalur khusus pesepeda di wilayah Jakarta Pusat kini nyaris tak berfungsi.

Jalur itu lebih sering digunakan pengendara mobil dan motor ketimbang pesepeda.

Salah satu contohnya, di wilayah sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Baca juga: Anggaran Bangun Jalur Sepeda 2023 Dipangkas Jadi Rp 7 Miliar, Dishub akan Optimalkan

Di area tersebut, telah terpasang rambu lalu lintas yang melarang pengendara selain sepeda melintas pada area hijau yang telah dibatasi oleh stick cone.

Namun, berdasarkan pantauan Wartakotalive.com para pengendara terus menyerobot jalur tersebut, sekalipun ada pengendara sepeda yang melintas.

Mereka nampak menerobos ke jalur tersebut guna menghindari kemacetan dan mempercepat perjalanannya.

Baca juga: Di Era Heru Budi Hartono Dishub DKI Harus Optimalisasi Jalur Sepeda, Padahal Anggaran Digembosi

Tak jarang, para pengendara saling melempar klakson tatkala mendapati kendaaran yang dianggap menghalangi perjalanannya.

Sementara itu, dari arah Jalan Pejompongan menuju Kebon Kacang Raya, nampak beberapa stick cone penyok dan rusak.

Hal itu terlihat dari stick cone yang tak lagi menempel pada jalan raya, serta posisinya yang bengkok ke bawah.

Baca juga: Dishub DKI Hapus Anggaran Evaluasi Jalur Sepeda 2023 Rp 1,9 M Usai Dikritk Anggota Komisi B DPRD DKI

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved