Siswa SMP di Karawang Dibacok Pakai Celurit dan Samurai saat Hendak Pulang Sekolah

Seorang siswa SMPN 6 Karawang menjadi korban pembacokan dengan menggunakan celurit dan samurai saat hendak pulang sekolah, Jumat (26/11/2022) silam.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Junianto Hamonangan
Istimewa
Seorang siswa SMPN 6 Karawang menjadi korban pembacokan dengan menggunakan celurit dan samurai saat hendak pulang sekolah, Jumat (26/11/2022) silam. (ilustrasi) 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG - Seorang siswa SMPN 6 Karawang menjadi korban pembacokan saat hendak pulang sekolah pada Jumat (26/11/2022) lalu.

Kejadian itu dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Arief Bastomy ketika dikonfirmasi media pada Selasa (29/11/2022).

Dia mengungkapkan, korban pembacokan itu juga sudah membuat laporan polisi. Laporan itu teregister dengan nomor STTLP/B/2181/XI/SPKT/POLRESKARAWANG/POLDAJAWABARAT.

"Sedang ditangani, laporannya sudah kami terima," pungkas Arief.

Baca juga: Kuasa Hukum Tegaskan Ferdy Sambo Tak Pakai Sarung Tangan Sebelum Eksekusi Brigadir J

Sementara salah satu korban pembacokan bernama Muhamad Rizky (13) warga Krajan II, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang.

Ia merupakan siswa kelas VII SMPN 6 Karawang mengalami luka bacok pada bagian dada dan tangan.

"Anak saya tiba-tiba dicegat di jalan, terus motornya ditendang lalu dibacok pakai cerulit dan samurai saat pulang," kata Ibu korban Euis (32).

Dikatakannya, peristiwa itu terjadi di depan gudang gas LPG, Kampung Pundong, Kelurahan Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang.

Baca juga: Ferdy Sambo dan Putri Minta Maaf Banyak Anggota Polri Terseret Skenario Bohong Kematian Yosua

Saat itu anaknya sedang naik sepeda motor hendak pulang sekolah, anaknya berboncengan bertiga dengan temannya.

"Dia naik motor boncengan bertiga, pelakunya katanya siswa juga tapi pada pakai jaket, jadi tidak tahu mereka itu siswa dari sekolah mana," kata dia.

Saat ini Rizky masih dirawat karena mengalami luka cukup parah pada bagian dada. Beruntung korban cepat ditolong oleh warga sekitar.

"Anak saya ditolong warga, pelakunya kabur, langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk membersihkan dan mengobati luka bacok," imbuhnya. (MAZ)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved