Pandemi Virus Corona

Dinkes DKI Jakarta Genjot Vaksinasi Booster Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19

Dinkes DKI Jakarta berjibaku menggelar vaksinasi booster, sebab saat ini terjadi lonjakan kasus Covid-19.

HO
Ilustrasi - Dinkes DKI Jakarta tengah meningkatkan vaksinasi booster, seiring lonjakan kasus Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta tengah bekerja keras menggelar vaksinasi booster, karena masih belum memenuhi target.

Sementara saat ini terjadi lonjakan kasus Covid-19, karena itu untuk meredamnya harus melalui berbagai upaya.

Selain prokes ketat, juga kegiatan vaksinasi booster yang harus digenjot.

Baca juga: Waspada Ribuan Warga Jakarta Terpapar Virus Covid-19, Akibat Vaksinasi Booster yang Rendah

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, Ngabila Salama mengatakan setidaknya untuk vaksinasi dosis pertama dan kedua telah melampaui target.

"Update per kemarin, untuk vaksinasi dosis pertama itu sebanyak 12.692.768 orang yang sudah divaksin. Angka tersebut setara dengan 135,28 persen," ujar Ngabila melalui pesan singkat WhatsApp kepada Warta Kota, Kamis (24/11/2022).

Sementara itu, untuk vaksinasi dosis kedua, Ngabila menginformasikan sebanyak 10.832.034 orang yang sudah divaksin. Adapun angka tersebut setara dengan 115,45 persen.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak Lagi, Masyarakat Diminta Segera Lakukan Vaksinasi Booster

Ngabila mengaku yang menjadi PR bagi Dinkes DKI Jakarta adalah vaksinasi dosis booster pertama (vaksinasi ketiga).

Untuk vaksinasi dosis booster pertama tersebut, di DKI Jakarta baru sebanyak 5.208.306 yang mendapatkan vaksin ketiga.

"Jadi memang baru 70,48 persen masyarakat yang dapat vaksin booster pertama atau dosis ketiga itu," ucap Ngabila.

Sedangkan untuk vaksinasi dosis booster kedua (vaksinasi dosis keempat) memang baru 70.336 orang yang mendapatkan vaksin, atau setara dengan 62,63 persen.

Baca juga: Komisi E DPRD DKI Jakarta Desak Percepat Vaksinasi Booster Buntut Kenaikan Covid-19

Hal tersebut dikarenakan untuk vaksinasi dosis booster kedua masih diperuntukkan bagi para tenaga kesehatan (nakes) dan lansia yang telah berusia 60 tahun ke atas.

Ngabila pun membeberkan langkah Dinkes DKI Jakarta untuk menggenjot vaksinasi khususnya untuk yang dosis booster pertama (vaksinasi ketiga).

"Kalau untuk langkah untuk menaikkan prosentase vaksinasi khususnya yang ketiga, kami selalu sosialisasi kepada lintas sektor dan masyarakat terkait dengan pentingnya vaksin Covid-19," kata Ngabila.

Ia percaya, keterlibatan berbagai macam pihak dapat mendukung program vaksinasi di DKI Jakarta sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

 

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved