Berita Video

VIDEO Gempa Cianjur Mulai Luruh, Setelah Seharian Alami 127 Gempa Susulan

Setelah 127 kali mengalami gempa susulan atau aftershocks, gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat disebut mulai meluruh.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Fredderix Luttex

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Setelah 127 kali mengalami gempa susulan atau aftershocks, gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat disebut mulai meluruh.
Kabar baik kondisi gempa susulan yang mulai meluruh disampaikan oleh Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono pada Selasa (22/11/2022) atau sehari usai gempa.
Kata Daryono, sampai Selasa pukul 07.30 WIB atau kurang dari 24 jam, Cianjur alami 127 kali gempa susulan.
Magnitudo gempa susulan bervariasi mulai dari 1,2 magnitudo hingga 4,2 magnitudo.


“Hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa hingga Selasa 22 Nov. 2022 pukul 7.30 WIB terjadi sebanyak 127 kali gempa susulan (aftershocks) dengan magnitudo terbesar M4,2 dan magnitudo terkecil M1,2,” jelas Daryono di akun instagramnya.
Namun, Daryono kemudian membagikan tabel gempa susulan yang mengguncang Cianjur. Dalam tabel tersebut, terlihat setiap periode enam jam, intensitas gempa Cianjur semakin berukurang.

Baca juga: VIDEO Dugaan Peredaran Uang Palsu Senilai Rp2 Miliar, Simak Modusnya!


Misalnya saja dari 62 gempa susulan di enam jam pertama, kemudian menurun menjadi 39 gempa susulan 12 jam kemudian setelah gempa pertama.
Kemudian 18 jam kemudian, gempa susulan terus menurun menjadi 7 gempa susulan. Hal itu artinya gempa susulan Cianjur Sukabumi sudah meluruh.
“Bukti berdasarkan data bahwa aktivitas gempa susulan (aftershocks) di Cianjur-Sukabumi sudah meluruh,” jelas Daryono.

Baca juga: VIDEO Modus Pinjaman Modal, Warga Tertipu Rp 2 Miliar


Diketahui Cianjur diguncang gempa 5,6 magnitudo pada Senin (21/11/2022) pukul 13.21 WIB.
Gempa yang diakibatkan pergerakan sesar Cimandiri itu membuat ribuan bangunan roboh dan menyebabkan 103 warga meninggal dunia.
Kata Daryono, gempa yang terjadi di daratan itu dalam sejarahnya memang termasuk golongan gempa dangkal.
Sehingga, tidak perlu kekuatan yang besar untuk membuat ribuan rumah roboh akibat gempa tersebut.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved