Berita Video
VIDEO Dugaan Peredaran Uang Palsu Senilai Rp2 Miliar, Simak Modusnya!
Komarudin menyampaikan, hasil dari menipu tersebut, masing-masing korban mendapatkan bagian yang mencapai total Rp 100 juta.
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Fredderix Luttex
Saat itu, korban hendak melakukan transaksi pinjaman untuk modal usaha sebesar Rp 2 Miliar. Namun, ia diminta untuk memberikan uang sebanyak Rp 100 juga sebagai pelicin.
Kemudian, paska melakukan perjanjian dan serah terima uang di salah satu ruko Cempaka Mas, Sumur Batu, Jakarta Pusat, korban mengetahui jika uang Rp 2 Miliar yang seharusnya diterimanya tidak terisi penuh.
Baca juga: Empat Tersangka Terkait Konser Berdendang Bergoyang Dipastikan Tidak Dilakukan Penahanan
"Korban mengetahui uang yang pertama diberikan itu palsu ya berawal dari saat menghitung jumlah ikatan yang dijanjikan sebesar Rp 2 Miliar, ternyata tidak mencukupi," ujar Komarudin.
"Sementara di bagian bawah tas, ternyata diselipkan juga model potongan balok kayu untuk mengganjal di bagian bawah supaya terlihat penuh. Adapun di atasnya, dilapisi dengan lembaran yang menyerupai uang asli," sambungnya.
Sehingga, korban tidak menyadari jika uang yang diterimanya bertuliskan 'uang mainan'.
Total keseluruhan uang yang diduga palsu adalah 28 ikat, yang tiap satu ikatnya berisikan iang senilai Rp 100 juta. Sehingga, terdapat Rp 2,8 Miliar.
Baca juga: Bakal Dikonfrontasi dengan Teddy Minahasa Besok, Dody Prawiranegara Siap Blak-blakan
"Uangnya tidak ada logo Indonesia, mangkanya sangat riskan bagi masyarakat umum yang sulit membedakan uang asli dan yang menyerupai. Apalagi, kalau digunakan untuk transaksi malam hari," jelas Komarudin.
Di akhir, Komarudin berpesan agar masyarakat lebih memerhatikan segala bentuk transaksi, terutama pinjam meminjam dan modal usaha. (M40)