DBD
Waspada Kasus DBD Naik, Kenakan Baju Lengan Panjang Menjadi Solusi Termudah
Masyarakat kini dihantui wabah DBD, karena itu perlu langkah antisipasi seperti penggunaan baju yang pas.
- Demam tinggi mendadak berlangsung sepanjang hari
- Nyeri kepala
- Nyeri saat menggerakan bola mata dan nyeri punggung
- Kadang disertai adanya tanda-tanda perdarahan
- Pada kasus yang lebih berat dapat menimbulkan nyeri ulu hati, perdarahan saluran cerna, syok, hingga kematian.

Masa inkubasi demam berdarah 3 s/d 14 hari tetapi pada umumnya 4 s/d 7 hari.
Setelah mengenal gejala awal DBD, masyarakat juga perlu memahami pertolongan pertama terhadap penderita DBD menurut Kemenkes RI:
Jika terdapat anggota keluarga atau orang terdekat yang mengalami gejala DBD, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama.
• Tirah baring (bedrest)
• Perbanyak minum air minimal 2 liter per hari
• Kompres hangat
• Berikan obat pereda demam, jika demam tinggi
• Jika dalam 2-3 hari gejala semakin memburuk seperti tampak lemas, muntah-muntah, mimisan, pendarahan gusi, dan sebagainya segeralah dibawa ke rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk ditangani lebih lanjut.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi munculnya DBD. Diantaranya adalah rendahnya kekebalan tubuh masyarakat; kepadatan jentik nyamuk atau populasi nyamuk penular yang banyak ditemukan di musim penghujan; genangan air di tempat-tempat tertentu seperti ban bekas, kaleng bekas, talang air, botol bekas, gelas bekas, lubang pohon, bambu, pelepah daun, dan sebagainya.
Pencegahan DBD yang paling efektif dan efisien hingga saat ini yaitu dengan cara Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) menggunakan metode 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur Ulang Barang Bekas).