Tilang Elektronik

Sejak Tilang Manual Ditiadakan, Ditlantas Polda Metro Jaya Sebut Pengendara Jadi Nekat Melanggar

Ditlantas Polda Metro Jaya melihat adanya penurunan kedisplinan pengendara, yakni berani melanggar seiring penerapan tilang elektronik.

Penulis: Nurmahadi | Editor: Valentino Verry
wartakotalive.com, Rendy Rutama Putra
Ilustrasi - Polisi lalu lintas sedang merazia pengendara motor yang melanggar dan mengenakan sanksi tilang elektronik. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejak tilang manual ditiadakan, Ditlantas sebut para pengendara berani melanggar lalulintas meski ada petugas.

Kasi Laka Lantas Ditlangas Polda Metro Jaya, Edy Purwanto mengatakan, pelanggar memahami bahwa sanksi tilang hanya diberikan melalui tilang elektronik (ETLE) sehingga petugas di lapangan hanya bisa memberikan sanksi teguran.

"Jadi mereka tahu, ah paling hanya ditegur, paling hanya diberi tahu sehingga ya mohon maaf polisi pun di situ tidak dianggap," ujarnya.

Selain itu kata Edy, Fenomena yang muncul sejak dihapuskannya tilang manual adalah munculnya masyarakat yang tidak memasang plat nomor atau tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB).

Lebih lanjut dia mengatakan hal itu terjadi lantaran kurangnya kesadaran masyarakat pengguna jalan dalam tertib berlalu lintas.

"Masih adanya budaya tertib kalau ada petugas. Jadi kalau ada petugas tertib, kalau tidak ada petugas seenaknya sendiri," kata Edy.

Terkait hal itu, Ditlantas Polda Metro Jaya akan meningkatkan fungsi imbauan dan edukasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas.

Sementara itu, Ditlantas Polda Metro Jaya masih menunggu realisasi hibah 70 kamera E-TLE yang diajukan ke Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: Tindaklanjuti Intruksi Kapolri, Satlantas Karawang Tidak Akan Tilang Manual Pelanggar Lalulintas

Pasalnya, pengajuan hibah tersebut sudah dilakukan sejak 2021 lalu.

Pihak Polda Metro pun mengeklaim bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menyetujui pengadaan kamera E-TLE Statis tersebut. 

"Alhamdulillah untuk ETLE statis ini sudah tahun sebelumnya, insyaallah nanti tahun 2023 ada realisasi hibah dari Pemprov DKI Jakarta sebanyak 70 kamera E-TLE Statis," ujar Kompol Edy Purwanto. 

Kendati demikian, Edy belum dapat menjelaskan secara pasti kapan kamera E-TLE Statis baru tersebut akan tersedia dan mulai bisa digunakan. 

Baca juga: Kapolrestro Depok Berharap Kebijakan Tilang Elektronik Mampu Turunkan Angka Kecelakaan

Dia hanya mengatakan bahwa Polda Metro Jaya juga masih menunggu tindak lanjut dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

Edy pun memastikan jika sudah terrealisasi, pihaknya bakal langsung memasang perangkat tersebut di titik-titik yang belum terjangkau kamera E-TLE Statis saat ini. 

"Nanti akan dipasang di lokasi yang sekiranya saat ini belum tercover kamera ETLE Statis yang sudah terpasang," ujarnya.

 

Baca bertita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved