Kamis, 7 Mei 2026

Berita Internasional

Inggris Heboh, Raja Charles dan Permaisuri Dilempari Telur di Muka Publik

Raja Inggris Charles III dan permaisurinya Camilla, dilempar telur saat berada di muka publik di Inggris Utara.

Tayang:
Tangkapan layar YouTube TV One
Momen Raja Charles III dan permaisuri Camilla ketika dilempari telur di York, Inggris bagan utara, Rabu waktu setempat. 

WARTAKOTALIVE.COM -- Raja Inggris Charles III dan permaisurinya Camilla, dilempar telur saat berada di muka publik.

Insiden tersebut terjadi saat Raja Charles dan permaisuri Camilla menghadiri acara publik di Inggris bagian utara, Rabu waktu setempat.

Rekaman di media sosial menunjukkan empat telur terbang melewati raja Inggris Charles dan istrinya itu.

Baca juga: RAJA Charles III Jual Warisan Ratu Elizabeth II, 12 Kuda Kerajaan Inggris Dilelang

Telur tidak mengenai Raja Charles dan permaisuri.

Telur tersebut pecah di tanah. Pelemparan telur ini terjadi ketika mereka tiba untuk upacara tradisional di York.

Peristiwa ini sempat menghebohkan masyarakat Inggris.

Baca juga: Pangeran Charles Syok Ratu Elizabeth II Mangkat, Lebih Sedih Ketimbang saat Mantan Istri Meninggal

Petugas kepolisian lantas bergegas menangkap seorang pria yang melempar telur.

Saat ditangkap ia meneriakkan slogan-slogan lingkungan.

Sedangkan orang lain dalam kerumunan mencemoohnya dan meneriakkan 'Tuhan selamatkan Raja'.

"Seorang pria berusia 23 tahun ditangkap atas dugaan pelanggaran ketertiban umum menyusul insiden di Micklegate di York," kata polisi dalam sebuah pernyataan dikutip Reuters Kamis (10/11/2022).

 "Dia saat ini tetap dalam tahanan polisi," tambahnya lagi.

Pelaku diidentifikasi seorang aktivis lingkungan.

Charles sendiri naik takhta September lalu, setelah raja sebelumnya, Ratu Elizabeth II wafat. 

Baca juga: RATU Elizabeth Meninggal Mengapa Pangeran Charles Belum Pakai Mahkota, Ini Cara Suksesi Raja Inggris

Ia berada di York untuk meluncurkan patung yang menandai 70 tahun sang ibu naik taktha.

"Sekarang, seperti yang telah kita saksikan, dengan sangat sedih, berlalunya masa pemerintahan itu membuka ingatan untuk penghormatan atas kehidupan pelayanannya dan pengabdian yang luar biasa," katanya dalam peresmian patung Ratu Elizabeth II tersebut.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved