Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Sekjen Partai Gerindra: Prabowo Sudah NU Sejak Dulu

Prabowo mengatakan, silaturahmi selama satu jam itu sama sekali tidak membahas politik maupun pilpres.

Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menemui Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Jawa Timur.

Prabowo didampingi Sekjen Gerindra Ahmad Muzani beserta jajaran DPP Gerindra seperti Gus Irfan Yusuf Hasyim, Sugiono, dan Prasetyo Hadi.

Hadir juga jajaran DPD Gerindra Jatim, Ketua Anwar Sadad, sekretaris Kharimas Febriansyah, dan bendahara M Fawait.

Prabowo mengatakan, silaturahmi selama satu jam itu sama sekali tidak membahas politik maupun pilpres.

"Saya sudah kenal lama, kita menyambung silaturahmi. (Soal Pilpres) ya tidak, namanya silaturahmi.

"Saya sudah hubungan lama dengan beliau, saya kira itu ya," ujar Prabowo lewat keterangan tertulis, Senin (7/11/2022).

Baca juga: Ancaman Hukuman di Bawah 5 Tahun, Tersangka Kasus Kericuhan Konser Berdendang Bergoyang Tak Ditahan

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani yang turut mendampingi Prabowo menjelaskan, pertemuan antara Prabowo dan Kyai Miftachul banyak membahas nostalgia.

"Pak Prabowo mengenang kedekatan dengan para kiai NU yang sudah sejak zaman di tentara."

"Di antaranya KH Yusuf Hasyim, Mbah Djalil Pondok Peta Tulung Agung, KHR As’ad Samsul Arifin, termasuk KH Miftachul Akhyar."

Baca juga: BREAKING NEWS: Dua Orang Jadi Tersangka Kericuhan Konser Berdendang Bergoyang, Inisial HA dan DW

"Sehingga bisa dikatakan Pak Prabowo itu sudah NU sejak dulu," kelakar Muzani disambut tawa rombongan.

Prabowo juga mengenang masa ketika KH Miftachul Akhyar bersilaturahmi ke Hambalang pada 2013 silam.

Kemudian, kata Muzani, Prabowo kembali mengundang KH Miftachul Akhyar untuk datang kembali ke Hambalang.

Prabowo dan KH Miftachul Akhyar juga berdiskusi mengenai peran dan upaya PBNU untuk aktif berperan dalam menciptakan perdamaian dunia melalui forum G20, sebagaimana agama diciptakan untuk saling berdamai antar-manusia. (Reza Deni)

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved