Galian Tanah di Pejaten Bikin Lalu Lintas Tersendat, Warga Keluhkan Tidak Ada Petugas

Kondisi lalu lintas di Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan tersendat akibat adanya galian tanah yang memakan setengah badan jalan.

Penulis: Nurmahadi | Editor: Junianto Hamonangan
Warta Kota/Nurmahadi
Kondisi lalu lintas yang mengarah dari Jalan Siaga Raya menuju ke Pejaten Raya dan sebaliknya dari Pejaten Raya menuju ke Pasar Minggu atau Siaga Raya tersendat. 

WARTAKOTALIVE.COM, PASAR MINGGU - Kondisi lalu lintas pada pukul 17.30 WIB yang mengarah dari Jalan Siaga Raya menuju ke arah Pejaten Raya dan sebaliknya Pejaten Raya menuju ke Pasar Minggu atau Siaga Raya tersendat.

Terlihat galian saluran air sedalam 5 Meter menutupi satu jalur yang mengarah ke Jalan Raya Pasar minggu. 

Alhasil, Mobil dan motor saling bergantian untuk melewati jalan tersebut. Seorang warga Jalan Amil Pejaten, Jakarta Selatan, Budi (33) mengatakan, petugas jarang mengatur lalu lintas.

Ia mengaku hanya warga sekitar saja yang bersiaga untuk mengurai kemacetan di ruas Jalan Pejaten Raya.

Baca juga: Testimoni Ismail Bolong Diduga Tutupi Korupsi Perusahaan Tambang yang Libatkan Mafia Judi Online

“Untuk petugas seperti Kepolisian dan Dishub saya jarang melihat ya mengatur lalu lintas di sini, paling warga sekitar dan orang dari proyek yang mengatur lalu lintas di lokasi,” ucapnya.

Budi juga merinci kemacetan yang terjadi di Jalan Raya Pejaten tepatnya di sepanjang galian saluran air.

Puncak Kemacetan kata Budi biasanya terjadi tiga kali, yakni pagi hari sekira pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB, kemudian siang hari terjadi pukul 14.00 WIB sampai Pukul 15.00 WIB, dan malam hari pukul 18.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB.

Dia menghimbau kepada warga yang melintas di jalan Raya Pejaten harap berhati-hati. Pasalnya, jalan tersebut dipenuhi tanah galian, sehingga kerap licin jika terjadi hujan.

Baca juga: Survei: Anies Baswedan Diuntungkan! Mayoritas Warga yang Tak Puas Kinerja Jokowi akan Memilihnya

“Iya untuk pengendara khususnya motor harap hati-hati di sini banyak tanah galian dan ditambah saat turun hujan menjadi sangat licin,” ucapnya.

Budi berharap ke depannya ada petugas dari Dishub dan Kepolisian yang berjaga di lokasi galian untuk mengatur lalu lintas.

“Semoga ke depannya ada pihak Dishub dan Kepolisian yang berjaga di sini ya, biar lalu lintas lancar dan tidak ada kemacetan,” ujarnya.

Selain itu, Budi juga mengatakan, galian galuran air yang berada di Jalan Pejaten Raya sudah cukup lama, dan dia berharap proyek tersebut bisa cepat selesai.

“Proyek ini sudah cukup lama ya sekitar 3-4 bulan, semoga cepat selesai saja dan kembali normal,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, galian tanah di Jalan Pejaten Raya sempat membuat pemotor terperosok.

Pengendara berinisal RS (28) yang berboncengan dengan A tercebur ke dalam proyek galian saluran air di Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (5/11/2022) dini hari.

RS mengalami luka di bagian kaki, sedangkan teman perempuannya, A berdarah pada bagian kepala.

Korban perempuan saat itu dibawa oleh warga ke Rumah Sakit Siaga, sedangkan RS ditangani di lokasi kejadian. (m41)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved