Berita Jakarta
Kenneth Minta Pj Gubernur Heru Budi Prioritaskan Penanganan Banjir di Bantaran Kali Pesanggrahan
Kent berharap dengan temuannya di wilayah Haji Briti, Kembangan Selatan ini bisa dijadikan program kerja prioritas Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Warga di Jalan Haji Briti, Pesanggrahan Kembangan Selatan, Jakarta Barat siaga serta was-was setiap musim hujan tiba.
Karena air kiriman dari Bogor selalu menjadi permasalahan hingga membuat warga yang tinggal dibantaran Kali Pesanggrahan ini selalu kebanjiran.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth pada saat mengadakan reses di wilayah ini menerima aspirasi dari masyarakat sekitar yang tinggal di Haji Briti, bahwa rumah mereka kerap kebanjiran pada saat hujan lebat dan air kiriman dari Bogor.
Setelah selesai acara resesnya, pria yang akrab disapa Kent itu langsung melakukan pengecekan di lokasi didampingi oleh Lurah Kembangan Selatan, RM Pradana Putra. Saat tiba di lokasi, Kent menemukan rumah warga yang hampir roboh akibat retakan disetiap dinding karena tergerus air kali yang meluap, serta rawannya bahaya longsor.
"Sangat miris memang kondisi rumah warga di wilayah Haji Briti, dinding rumahnya banyak yang sudah pada retak akibat banjir yang kerap melada wilayah itu. Kondisi ini lah yang selalu membuat resah warga, takut kejadian yang tak diharapkan terjadi," kata Kent dalam keterangannya, Minggu (30/10/2022).
Kent berharap dengan temuannya di wilayah Haji Briti, Kembangan Selatan ini bisa dijadikan program kerja prioritas Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.
Baca juga: Kerap Terendam Banjir, Warga Kali Krukut Minta Pj Heru Budi Harton Segera Lakukan Normalisasi
Sudah puluhan tahun mereka harus menerima nasib selalu kebanjiran jika terjadi hujan deras dan air kiriman, hal itu dikarenakan aliran Kali Pesanggarahan sekitar wilayah tersebut belum dilakukan sheetpile, sehingga selalu meluap.
"Saya berharap Pj Gubernur Pak Heru Budi Hartono bisa membuat permasalahan ini menjadi program prioritas. Karena berdasarkan pengecekan saya di lapangan banyak sekali rumah warga yang retak dan cukup membahayakan pada saat banjir melanda wilayah tersebut, luapan air banjir tersebut akan tumpah ruah berdampak sampai ke perempatan lampu merah Puri," beber Kent.
Saat ini, sambung Kent, warga Jalan Haji Briti, Kembangan Selatan ini masih menunggu kejelasan dari Pemprov DKI Jakarta terkait pembebasan lahan untuk program normalisasi Kali Pesanggrahan ini, walaupun beberapa waktu lalu sudah pernah dilakukan sosialisasi tapi hingga saat ini tidak ada kejelasan.
"Menurut keterangan warga, tidak ada kejelasan dari Pemprov DKI Jakarta terkait pembebasan lahan di wilayah mereka, yang sebelumnya sudah pernah dilakukan sosialisasi terkait uang pengganti pembebasan lahan tersebut, tetapi tidak ada kelanjutannya lagi hingga saat ini. Masyarakat saat ini merasa resah dan mempertanyakan nasib mereka yang tidak ada kejelasannya sampai hari ini, Trase dan penlok lokasi di wilayah ini kan sudah jelas, tinggal ada enggak kemauan serius dari pihak SDA (Sumber Daya Air) dalam mengeksekusinya? Warga yang tinggal dibantaran kali harus segera direlokasi. Karena wilayah tersebut sangat berbahaya untuk berlama-lama bermukim disana Melihat banyaknya pondasi rumah warga yang sudah retak dan hancur karena tergerus air kali, ini sangat beresiko dan berbahaya sekali, rawan longsor dan bisa membahayakan nyawa. Kalau untuk pindah dari lokasi ini, warga sekitar terkendala oleh biaya, mereka tidak punya uang untuk pindah dan memulai hidup di wilayah yang baru nanti," sambung Kent.
Kata Kent, warga berharap dengan uang pengganti pembebasan lahan yang layak dapat membuat mereka memulai hidup baru, tidak dikhawatirkan dengan banjir yang kerap menimpa mereka.
Baca juga: Buntut Pembatalan Konser Berdendang Bergoyang, Penyewa Tenant Alami Kerugian Puluhan Juta Rupiah
"Satu-satunya harapan warga adalah uang penggantian yang layak untuk mereka memulai hidup baru nanti pada saat wilayah ini di relokasi dalam melaksanakan program normalisasi Kali Pesanggrahan ini. Menurut saya jika ingin mengeksekusi ya harus tuntas, jangan setengah setengah, jangan nasib orang di gantung terus menerus dan warga di biarkan terkatung katung seperti ini. Saya berharap Pak Pj Gubernur DKI bisa memahami permasalahan ini dan bisa langsung mengeksekusi program ini, Saya juga berharap Pak Pj Gubernur bisa turun langsung di tengah tengah warga untuk mengecek permasalahan di wilayah Haji Briti, Kembangan Selatan ini. Bisa melihat secara langsung serta bisa mengambil satu kesimpulan dan tidak hanya mendengar laporan anak buah yang ABS (Asal Bapak Senang ) dan mau mencari muka saja kepada Bapak saja" tegas Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPD PDI Perjuangan Jakarta itu.
Lalu, kata Ketua IKAL PPRA LXII Lemhannas RI itu, jika hendak melakukan pembebasan lahan, harapan warga bahwa peta trase harus bisa mengikuti aliran sungai saja dan dilakukan dengan perhitungan yang pas, karena pada saat sosialisasi sebelumnya, peta trase yang di tunjukkan kepada warga di potong secara garis lurus, jadi warga mengkhawatirkan banyak rumah yang seharusnya tidak terkena relokasi malah terkena dampaknya.
"Saya berharap kalau bisa peta Trase program Kali Pesanggrahan di wilayah Haji Briti, Kembangan Selatan ini bisa di ubah untuk mengikuti aliran sungai saja, jangan main potong lurus, karena kalau mengikuti dasar peta trase awal, ada mushola yang jauh dari pinggiran kali ini akan terkena dampak relokasi juga, warga juga sempat mengkhawatirkan hal tersebut dan menyampaikan hal tersebut kepada saya, Menurut Saya harus ada hitungan hitungan yang pas," beber Kent.
Kent pun menegaskan, dirinya akan terus mensupport kinerja Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi untuk berkerja dalam menangani permasalahan yang terkait kemaslahatan warga Jakarta terutama dalam menangani permasalahn banjir yang sering menghantui dan yang menjadi momok selama ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Kent-di-Pesanggrahan.jpg)