Pentingnya Asuransi Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem
Di tengah ancaman penyakit di cuaca ekstrem, untuk menjaga kondisi finansial penting memiliki asuransi kesehatan yang tepat
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Budi Sam Law Malau
Hingga saat ini, kata Anton penetrasi asuransi jiwa terhadap jumlah populasi penduduk Indonesia masih rendah. Yaitu baru mencapai angka 8 persen (Sumber: AAJI 6 September 2022).
“Menjadi harapan kita bersama agar industri asuransi dapat berkontribusi meningkatkan perekonomian domestik," katanya.
Menrut Anton kesadaran masyarakat untuk melengkapi keluarganya dengan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan akan membantu menjaga kesejahteraan keluarga dan mendorong kontribusi aset industri terhadap PDB demi menjadikan Indonesia sebagai negara maju.
Baca juga: Peringatan Cuaca Ekstrem Jakarta Selama 2 Pekan, BMKG Kasih Tips untuk Pencegahan Bencana
"Untuk itu, kami menghadirkan sejumlah asuransi kesehatan, jiwa,dan kecelakaan yang dapat dibeli secara cepat, mudah, dan premi terjangkau melalui kanal online,” papar Antonius.
Salah satu produk asuransi kesehatan yang disediakan oleh Sequis, kata Antonius adalah melalui kanal asuransi online Super You by Sequis Online yaitu Super Easy Health Protection.
Premi yang ditawarkan mulai dari Rp135 ribu dengan manfaat perlindungan kesehatan menyeluruh untuk perawatan medis mulai dari rawat inap serta rawat jalan sebelum dan sesudah rawat inap.
Manfaat yang diberikan pun, menurut Antonius cukup mumpuni. "Yakni manfaat rawat jalan untuk kemoterapi, radioterapi, fisioterapi, terapi okupasi, hemodialisa, dan biaya rawat jalan darurat (termasuk perawatan gigi) akibat kecelakaan dengan pertanggungan hingga Rp1 miliar," bebernya.
Sistem klaimnya, tambah dia juga dilengkapi dengan fasilitas cashless sehingga nasabah bisa mendapatkan manfaat rawat inap di Indonesia yang biaya perawatannya akan ditanggung oleh Sequis sesuai tagihan (as charged).
Waspada Penyakit di Cuaca Ekstrem
Musim hujan tahun ini diprediksi oleh BMKG maju lebih awal dibanding normalnya, yakni pada September 2022.
Curah hujan yang tinggi dan turun hampir setiap hari dengan durasi bisa lebih dari sekali dalam sehari telah menyebabkan meluapnya kali dan sungai sehingga beberapa titik pemukiman dan ruas jalan menjadi tergenang dan banjir.
Dampaknya, banyak yang mengalami kerugian finansial akibat rusaknya kendaraan, bangunan, dan ada potensi ancaman penyakit.
Saat musim hujan terjadi perubahan cuaca yang cukup ekstrem dan menyebabkan suhu udara relatif lebih dingin.
Baca juga: Peringatan BMKG Cuaca Ekstrem di Jakarta dan Sekitarnya 10 Oktober Hujan Lebat hingga Banjir
Medical Underwriter Sequis dr Debora Aloina Ita Tarigan mengatakan bahwa tubuh manusia sangat sensitif pada perubahan suhu sehingga tubuh akan berusaha keras menyesuaikan dengan temperatur. Hal ini dapat memengaruhi daya tahan tubuh.
Itu sebabnya, saat musim pancaroba seringkali orang menjadi sakit karena imunitasnya terganggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Head-of-Digital-Channel-Sequis-Antonius-Tan-mengatakan.jpg)