Selasa, 28 April 2026

Berita Regional

Ribuan Pendekar dari Perguruan Silat Mengamuk di Lamongan, Sembilan Orang Terluka

Aksi brutal yang dilakukan sebagian pendekar dari salah satu perguruan silat mengakibatkan 9 orang korban terluka.

Editor: Feryanto Hadi
Tribun Jatim
Massa pendekar saat konsentrasi di jalan Veteran - jalan Soemargo Lamongan, Selasa (11/10/2022) 

WARTAKOTALIVE.COM, LAMONGAN-- Ribuan orang dari sebuah perguruan silat turun ke jalan di Lamongan, Jawa Timur.

Mereka mencari pelaku di Jalan Veteran yang diinformasikan sempat menganiaya empat pendekar dari perguruan itu

Ribuan pesilat merangsek konsentrasi di pertigaan jalan Veteran - Soemargo, Selasa (11/10/2022).

Ratusan pendekar itu baru saja mengikuti acara pengesahan itu memilih menuju jalan Veteran - jalan Soemargo lokasi adanya teman seperguruannya yang diduga dianiaya oleh sekitar 10 pemuda.

Para pendekar ini berasal dari Tuban, Bojonegoro, Gresik dan beberapa di antaranya dari wilayah Kecamatan di Lamongan.

Mereka memadati ruas jalan Soemargo - jalan Veteran, lokasi rekannya diduga di aniaya itu diakui massa perguruan silat tersebut sebagai bentuk solidaritas.

Baca juga: Cegah Bentrok Susulan usai Pendekar PSHT Serang Warga, Polisi Panggil Aremania dan Pengurus PSHT

Entah siapa yang terlibat dan memulai keributan di jalan Soemargo hingga terjadi aksi lempar batu dan adanya pengrusakan motor Honda Vario nopol S 4394 LP.

Lampu motor dan lampu send remuk dirusak oleh orang tidak dikenal.

Selain itu juga ada 2 anggota perguruan, KA (18) warga Karangasem dan TH (20) warga Banaran Babat yang terluka dan dirawat di RS PA Tambakrigadung Tikung.

Sedangkan 2 teman KA dan TH diperbolehkan pulang. Sementara massa yang semula konsentrasi di jalan Veteran - jalan Soemargo bergerak pulang setelah dijamin dan dikawal personil Polres Lamongan.

Dalam perjalan pulang muncul lagi aksi anarkis, kaca depan dan samping kanan - kiri sebuah kendaraan truk Hino nopol B 9468 BYV pecah terkena lemparan massa.

Baca juga: Viral Pendekar dari PSHT dan PSHW Bentrok di Madiun, Warganet: Bukannya Adu Jurus Malah Lempar Batu

Tidak hanya truk dan sepeda motor, Kabag Ops, Kompol Agus S juga menjadi korban pelemparan. Jidat bagian kiri Agus benjol terkena lemparan batu saat perjalanan mengawal para pendekar.

Kapolres Lamongan, AKBP Yakhob Silvana Delareskha dikonfirmasi Surya.co.id mengatakan, hari ini ada pengesahan salah satu perguruan silat.

Dan pengesahan itu juga dilakukan pengamanan sehingga semua berjalan aman dan kondusif.

"Saat bubar untuk pulang juga sudah dilakukan pengawalan. Dikawal depan belakang dilapis dengan pengurai massa (Raimas), " katanya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved