Tarif Tol

Perhatian, BPJT Kementerian PUPR akan Umumkan Tarif Tol Baru di 69 Ruas

Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit menyatakan tarif tol tak lama lagi akan naik, jadi masyarakat harus siap.

Editor: Valentino Verry
Kementerian PUPR via Kompas.com
Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan saat ini pihaknya tengah menghitung besaran kenaikan tarif tol, dan akan diumumkan tak lama lagi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tak lama lagi pengendara mobil akan dikejutkan dengan tarif tol baru.

Sebab, pemerintah sedang menghitung berapa kenaikan tarif yang pas, setelah ekonomi dianggap membaik.

Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, kenaikan tarif jalan tol saat ini menunggu amendemen dari perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) ditandatangani.

"Kita sudah ada beberapa yang diproses, ini menunggu tanda tangan amendemen,” kata Danang yang dikutip dari Kompas.com, Jumat (7/10/2022).

“Beberapa kan penyesuaian tarif itu menunggu amandeman PPJT, yang insya Allah akan kita lakukan pada hari jumat ini," imbuhnya.

Menurutnya, setelah amendemen PPJT ditandatangani, nilai investasi jalan tol akan muncul sehingga tarif baru akan menyesuaikan.

Ia mengatakan, saat ini ada 69 ruas jalan tol yang beroperasi.

Baca juga: Jika Telah Tersambung Sempurna, BPJT Pastikan Tarif Tol JORR 1 dan 2 Akan Terintegrasi 

Adapun kenaikan tarif tol biasanya dilakukan setiap dua tahun sekali.

"Iya amendemen PPJT dulu, setelah itu baru ada penyesuaian tarif kan PPJT kan ada nilai investasi baru nanti kan berapa tarifnya ada," ujarnya.

Namun, Danang tidak menjabarkan secara detail ruas jalan tol mana saja yang akan mengalami kenaikan tarif.

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya berencana untuk melakukan penyesuaian tarif tol.

Baca juga: Februari, 6 Ruas Tol Ini akan Dinaikkan Tarifnya Berkisar Rp 500 - Rp 3.000 | Dampak Tarif Tol

Ia mengatakan, hal ini dilakukan melihat perekonomian nasional yang kembali bergerak dan aturan baru terkait harga bahan bakar minyak (BBM).

"Kalau tarif tol karena ini kondisi pandemi Covid-19 agak saya tahan-tahan (kenaikan tarif tol), sekarang sudah bergerak ekonominya, sesuai aturan, sesuai inflasi, kita coba penyesuaiannya (tarif tol)," kata Basuki saat ditemui usai meninjau Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 2, Jalan Tenjo Ayu, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (20/9/2022).

Meski demikian, Basuki mengatakan, penyesuaian tarif tol akan mempertimbangkan kemampuan masyarakat yang dilihat dari hasil survei.

Ilustrasi - Pemerintah akan segera mengumumkan tarif tol baru, meski jalan tol kerap macet dan banjir saat hujan deras.
Ilustrasi - Pemerintah akan segera mengumumkan tarif tol baru, meski jalan tol kerap macet dan banjir saat hujan deras. (Warta Kota/ Muhammad Azzam)

"Selama penyesuaiannya willingness to pay-nya masih di bawah yang kita selalu survei, kita akan sesuaikan," ujarnya.

Lebih lanjut, Basuki mengatakan, kenaikan tarif tol akan berpengaruh pada pelayanan tol dan iklim investasi.

 

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved