Tingkatkan Keamanan Digital, Workshop Literasi Digital Digelar di Flores Timur dan Sikka

Workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai Literasi Digital kepada lebih dari 400 orang peserta perwakilan masyarakat dan komunitas.

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Kemenkominfo bersama GNLD menggelar “Workshop Literasi Digital” di Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka, baru-baru ini. 

WARTAKOTALIVE.COM — Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi (GNLD) menggelar “Workshop Literasi Digital” di Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka, baru-baru ini.

Kegiatan di Flores Timur dilaksanakan di Gelekat Nara Hotel Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sementara itu, kegiatan di Sikka dilaksanakan di Sikka Convention Center, Maumere, NTT.

Workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai Literasi Digital kepada lebih dari 400 orang peserta perwakilan masyarakat dan komunitas di Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Flores Timur, Heronimus Lamawuran mengajak masyarakat Larantuka untuk dapat menjaga privasinya di media sosial maupun platform digital lainnya.

“Coba adik-adik kirim di Facebook atau Whatsapp itu konten yang bermanfaat seperti cara membuat makanan yang adik-adik buat, jangan joget-joget tidak jelas,” ungkap Heronimus Lamawuran.

“Membagikan konten positif dapat memberikan kebahagiaan dan ketenangan kepada teman ataupun keluarga kita sendiri yang melihat konten kita karena menambah pengetahuan mereka,” kata Heronimus Lamawuran dalam pernyataan resminya.

Workshop literasi digital di Kabupaten Flores Timur itu mengangkat tema “Produktif di Media Sosial dengan Aman, Beretika, dan Berbudaya”, dengan narasumber Fransiskus Padji Tukan seorang musisi dan kreator konten, Maksimus Masan Kian sebagai tokoh pendidikan muda Larantuka, dan Khemal Andrias selaku pegiat literasi digital.

Fransiskus Padji Tukan menyampaikan bahwa kita hidup di era digital dimana informasi bisa berbahaya jika tidak digunakan dengan baik.

“Realitas sekarang ini sedang tergantikan dengan siber. Media sosial terasa lebih nyata dibandingkan dengan orang yang sedang berada di depan kita. Kita merasa ketika kita mendapat informasi dari media sosial, itulah realitas. Hal ini bisa berbahaya ketika kita tidak melakukan cek fakta dahulu ketika mendapat informasi,” ucapnya.

Sedangkan Maksimus Masan Kian menyampaikan bahwa media sosial dapat bermanfaat bagi diri sendiri maupun banyak orang apabila digunakan secara baik dan beretika.

“Kecakapan digital yang bagus tidak terletak pada bagaimana kemampuan atau keterampilan seseorang mengoperasikan perangkat digital, tetapi bagaimana perilaku atau etika dalam menggunakan media dengan bertanggung jawab, bermanfaat, dan memberi makna untuk banyak orang,” tuturnya.

Sesi terakhir diisi oleh Khemal Andrias selaku pegiat literasi digital. Di sesi ini Khemal menampilkan video ilustrasi mengenai kerentanan data pribadi untuk dibobol ketika pengguna lalai dalam membagikan kegiatannya di media sosial.

Baca juga: Tujuh Rumah dan Kosan di Tamansari Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Tol di Tangerang Selatan Terendam Banjir dan Macet Total

“Sebenarnya yang paling mungkin untuk melanggar data pribadi adalah diri kita sendiri. oleh karena itu kita harus sangat hati-hati sebelum memposting kegiatan kita di media sosial. Bisa jadi orang yang tidak bertanggung jawab dapat menggunakan data pribadi kita untuk keuntungannya,” tuturnya.

Khemal juga mengajak peserta menggunakan tools untuk memeriksa data pribadi mereka apakah pernah digunakan orang lain atau tidak, serta membagikan tautan agar peserta dapat mengakses materi-materi mengenai keamanan digital.

Workshop yang diadakan di Sikka dibuka Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo. Ia menuturkan bahwa di era keterbukaan informasi seperti saat ini yang difokuskan adalah berkaitan dengan produk.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved