Berita Video

VIDEO Tragedi Stadion Kanjuruhan, Jadi Sorotan Dunia Internasional

Berita-berita media asing yang menyoroti kerusuhan pertandingan Arema FC Vs Persebaya viral di media sosial twitter pada Sabtu (2/10/2022). 

Penulis: Desy Selviany | Editor: Fredderix Luttex

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur menjadi sorotan dunia internasional. Media CNN hingga Guardian memberitakan peristiwa yang menewaskan 129 penonton itu. 
Berita-berita media asing yang menyoroti kerusuhan pertandingan Arema FC Vs Persebaya viral di media sosial twitter pada Sabtu (2/10/2022). 
Misalnya saja diunggah akun twitter @txtdariHI memberikan capture sejumlah pemberitaan media asing yang menyoroti kerusuhan di Kanjuruhan.


Mulai dari media asal Australia Guardian, media asal Amerika Serikat CNN, media timur tengah Aljazeera, media China soutchinamorningpost, hingga media olahraga setingka dunia ESPN membuat headline berita tersebut.
Misalnya saja media Guardian memberi judul “Kerusuhan sepak bola Indonesia, 129 orang tewas setelah berdesak-desakan.”

Baca juga: Rusuh Arema vs Persebaya, Ada Aksi Tabur Bunga dan 1.000 Lilin di Stadion GBK Malam Ini


Kemudian, media Al-Jazeera menuliskan judul “Ratusan orang tewas terinjak-injak di pertandingan sepak bola Indonesia”.
Lalu media Inggris Bloomberg menuliskan “Lebih dari 127 orang tewas dalam kerusuhan pertandingan sepak bola di Indonesia”. 
Bahkan media asal Amerika Serikat CNN menyebut peristiwa Kanjuruhan sebagai tragedi stadion “Tragedi Stadion Indonesia, 129 orang tewas, Polisi mengatakan”.

Baca juga: Pertandingan Arema vs Persebaya Sempat Diusulkan Sore Hari dengan Alasan Keamanan Tapi Ditolak


South China Morning Post juga menuliskan 129 orang termasuk polisi dan suporter tewas dalam pertandingan sepak bola di Indonesia.
Diketahui 129 orang tewas dalam pertandingan Arema FC vs Persebaya. Pertandingan yang berlangsung 1 Oktober 2022 malam itu menewaskan 129 orang. 
Diprediksi, jumlah korban yang tewas terus bertambah. Peristiwa kerusuhan itu bermula dari suporter Arema FC yang meringsek masuk ke lapangan dan berujung pada tembakan gas air mata dari aparat polisi.

Baca juga: Rusuh Kanjuruhan, Bocah 11 Tahun Suporter Arema Saksikan Orang Tua Tewas di Depan Mata


Penembakan gas air mata membuat soporter di tribun panik dan berlarian ke luar stadion. 
Naas, pintu stadion yang sempit membuat banyak suporter tewas terinjak-injak dan kehabisan nafas saat hendak keluar dari Stadion Kanjuruhan.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved