Rabu, 6 Mei 2026

Revitalisasi Halte Bundaran HI

Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Santai Hadapi Monumen Selamat Datang Terhalang Halte di Bundaran HI

Dinas Kebudayaan DKI Jakarta tak terlalu memusingkan kondisi Monumen Selamat Datang yang terhalang halte di Bundaran HI.

Tayang:
Editor: Valentino Verry
warta kota/leonardus wical
Revitalisasi halte bus Transjakarta di Bundaran HI menuai kritik dari banyak kalangan, karena dianggap aneh, menutupi Monumen Selamat Datang. 

"Pak gubernur @aniesbaswedan mohon stop pembangunan halte @PT_Transjakarta Tosari - Bundaran HI yang merusak pandangan ke patung selamat datang en Henk Ngantung fontein warisan Presiden Soekarno," tulis Rizal dalam akun pribadinya, pada Kamis (29/9/2022).

Walaupun demikian, Rizal tetap memberikan saran kepada pihak Transjakarta apabila tetap ingin melanjutkan pembangunan revitalisasi tersebut.

"Caranya adalah dengan mengubah desain arsitektural ruangnya dan dicari yang lebih respek agar tak menutupi Monumen Selamat Datang," ujar Rizal saat dihubungi, pada Jumat (30/9/2022).

Menurut Rizal, seharusnya pihak Transjakarta mencari konsep arsitektur yang menghormati kawasan sejarah.

Karena menurutnya, posisi halte tersebut dinilai lebih tinggi dan seolah lebih mewah dari situs sejarah Monumen Selamat Datang.

Rizal mengatakan, akan lebih baik apabila halte dibangun lebih rendah dan memberikan contoh kepada publik bagaimana model arsitektural yang respek terhadap kawasan bersejarah.

"Nah ini kan enggak, malah berlomba-lomba dengan bangunan-bangunan yang lebih mendahulukan kepentingan profit daripada kepentingan respek bahwa mereka ada di kawasan utama ring 1 dari poros penanda Jakarta sebagai ibu kota nasional yang diwariskan oleh Bung Karno," ujar Rizal.

Rizal menegaskan bahwa bangunan halte harus berkonsep merunduk dari bangunan cagar budaya. Bukan malah menggembungkan diri seolah-olah lebih mewah dari situs sejarah itu.

Diketahui, Halte Transjakarta Bundaran HI masuk dalam salah satu proyek revitalisasi dari 46 halte.

Revitalisasi tersebut terdiri dari pengubahan empat halte ikonik, empat halte integrasi, dan sisanya halte biasa.

Direktur Utama PT Transjakarta, Yana Aditya menginformasikan anggaran yang dibutuhkan untuk revitalisasi tersebut mencapai Rp 600 miliar.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved