Awards

Bogasari Raih Penghargaan Manajemen Energi Tingkat Dunia

Komitmen PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Divisi Bogasari dalam mengelola  lingkungan dan energi terus mendapat apresiasi

Penulis: M Nur Ichsan Arief | Editor: Alex Suban
dok bogasari
Senior Vice President Manufacturing Bogasari, Bobby Ariyanto (ke-2 dari kiri) menerima langsung penghargaan "Excellence in Energy Management 2022", di Amerika 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Komitmen PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Divisi Bogasari dalam mengelola  lingkungan dan energi terus mendapat apresiasi.

Tidak hanya dari Pemerintah Indonesia tapi juga dari lembaga internasional berkelas dunia. “Excellence in Energy Management 2022” itulah penghargaan terbaru di bidang energi yang diraih Bogasari pada ajang Energy Management Leadership Awards yang diselenggarakan Clean Energy Management (CEM) di Pennsylvania, Amerika Serikat pada hari Kamis (23/9/2022) waktu setempat. 

Bogasari menjadi perusahaan tepung terigu atau flour mills asal Indonesia yang pertama kali mendapat penghargaan berkelas dunia ini dan mengalahkan berbagai perusahaan berskala global lainnya.

bobby ariyanto1
“Excellence in Energy Management 2022”, merupakan penghargaan terbaru di bidang energi yang diraih Bogasari pada ajang Energy Management Leadership Awards yang diselenggarakan Clean Energy Management (CEM) di Pennsylvania, Amerika Serikat, Senior Vice President Manufacturing Bogasari, Bobby Ariyanto yang menerima langsung penghargaan tersebut

Senior Vice President Manufacturing Bogasari, Bobby Ariyanto yang menerima langsung penghargaan di Amerika dalam siaran persnya, Selasa (27/9/2022), menegaskan bahwa juri menilai Bogasari telah berhasil melakukan penghematan energi di pabrik Bogasari Jakarta sebesar USD3.671.899 atau saving energi sebesar 210,690 Giga Joule (GJ) dengan rata-rata peningkatan performa sebesar 16,6 persen selama kurun waktu 3 tahun, yaitu 2019 - 2021. 

Baca juga: Bogasari Operasikan PLTS dengan Konsep Green Industry

Baca juga: 150 UKM Mitra Bogasari Belajar Kelola Keuangan

“Pemenang dipilih berdasarkan studi kasus yang terstruktur dan dianalisis oleh panel ahli internasional yang independen,” kata Bobby. 

Penerapan ISO 50001 yang diterapkan Bogasari berdampak pada penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 27.520 metrik ton dan pengurangan total biaya utilitas sebesar 9,2

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved