Program Gerebek Lumpur

Pemkot Jakarta Timur Wujudkan Program Gerebek Lumpur untuk Mengantisipasi Terjadinya Banjir  

Asisten Perekonomian Pembangunan dan Lingkungan Hidup Jakarta Timur Kusmanto katakan pihaknya sudah ambil langkah awal program Gerebek Lumpur.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Petugas gabungan dan alat berat dikerahkan untuk melakukan gerebek lumpur di Kali Sunter, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA TIMUR - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur merealisasikan program Gerebek Lumpur untuk antisipasi terjadi banjir jelas memasuki musim hujan, di sejumlah waduk.

Asisten Perekonomian Pembangunan dan Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Kusmanto, mengatakan bahwa jajarannya sudah mengambil langkah awal dengan menggelar rapat terkait persiapan untuk program tersebut.

"Hari Rabu (28/9/2022), kami mulai program Gerebek Lumpur," kata Kusmanto saat dikonfirmasi awak media, Minggu (25/9/2022).

Baca juga: Dinas SDA DKI Klaim Gerebek Lumpur Kurangi Banjir di Ibu Kota

Baca juga: Ganti Proyek Normalisasi jadi Gerebek Lumpur, Penyebab Pemprov DKI Digugat Warga

Baca juga: Wakil Wali Kota Jakpus Irwandi Gerebek Lumpur di Kelurahan Serdang, Warga Minta Lahan untuk Masjid

Kusmanto berujar bahwa pelaksanaan Gerebek Lumpur itu nantinya akan difokuskan terhadap sejumlah waduk yang berada di wilayah Jakarta Timur, dengan dasar sudah sesuai kriteria jajarannya.

Waduk tersebut, di antaranya Waduk Agro Wisata Cilangkap Cipayung, dan Waduk Halim Makasar.

Tidak hanya itu, direncanakan juga, pelaksanaan Gerebek Lumpur itu akan secara langsung dipimpin Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

BERITA VIDEO: Ziarah Bareng Cak Imin, Jadi Momen Penting Puan Maharani Bertemu Ketua PKB untuk Bahas Pilpres 2024

"Nantinya kita akan lakukan pengerukan, tentu hingga dapat menampung air," ujar Kusmanto.

Terkait diselenggarakannya program tersebut, nantinya kepengurusan relevan akan mengerahkan total 300 personel gabungan, hingga 35 alat berat, yang terdiri dari ekskavator amfibi, long arm hingga dumptruck. 

Proses pengerjaan proyek itu ditargetkan rampung hingga Desember 2022 dan diharap Kusmanto juga dapat menjadi solusi ampuh mencegah banjir kiriman sebab luapan kali Sunter.

"Berharap dari target diatas dapat mencegah adanya banjir kiriman dari luapan kali Sunter di pemukiman warga Cipinang Melayu," pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved