Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 15 Miliar, Rory Sebut Gugatan Deolipa Yumara dan Burhanuddin Mengada-ada

Bharada E tidak bisa hadir dalam sidang gugatan perdata di sana, karena fokus terhadap kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias J.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Sigit Nugroho
WartaKota/Miftahul Munir
Rory Sagala sebagai kuasa hukum perdata Bharada E untuk menghadapi gugatan dari Deolipa Yumara dan Burhanuddin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (21/9/2022) siang. 

WARTAKOTALIVE.COM, PASAR MINGGU - Bharada E telah menunjuk Rory Sagala sebagai kuasa hukum perdata untuk menghadapi gugatan dari Deolipa Yumara dan Burhanuddin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada Rabu (21/9/2022) siang.

Bharada E tidak bisa hadir dalam sidang gugatan perdata di sana, karena fokus terhadap kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias J.

"Saat ini, Bharada E fokus menghadapi sidang pidana. Oleh karena itu, dia serahkan pada tim kuasa hukum. Kami akan hadapi gugatan ini," kata Rory di PN Jaksel.

Rory berujar bahwa gugatan ini terlalu mengada-ngada karena gugatan yang dilayangkan meminta uang ganti rugi Rp 15 miliar.

Baca juga: Keluarga Bharada E Terganggu dengan Gugatan Perdata, Burhanuddin Kritisi Pernyataan Ronny Talapessy

Baca juga: Bharada E Sempat Mengalami Trauma Saat Jadi Saksi, Kini Masih Menghilangkan dengan Terapi

Baca juga: Deolipa Yumara Gugat Kabareskrim dan Bharada E untuk Cari Alasan Pencabutan Kuasanya

Sehingga, ia pun menilai gugatan yang dilayangkan mantan kuasa hukum Bharada E ini akan kabur atau tak bakal dikabulkan.

"Dari Bharada E langsung yang nujuk, cuman saya ini kuasa sampai saat ini hanya untuk yang perdatanya saja sedangkan Ronny Talapessy untuk yang pidananya pada tingkat penyidik, jadi yang saya pegang perdatanya," ujar Rory.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda sidang gugatan perdata Deolipa Yumara dan Burhanuddin pada Rabu (28/9/2022) mendatang.

BERITA VIDEO: Usai Dipecat, Pengamat Yakin Ferdy Sambo Ditinggal Seluruh Teman dan Pasukan

Majelis hakim menunda karena tergugat ketiga Bareskrim Polri tidak hadir dalam persidangan pada Rabu (21/9/2022) siang.

Kuasa hukum Ronny Talapessy, Herdian Saksono meminta kepada Deolipa Yumara untuk hadir dalam persidangan gugatan.

"Sepatutnya kalau memang beliau bersungguh-sungguh, tunjukan kesungguhannya (menggugat Ronny)," kata Herdian usai sidang.

Herdian melanjutkan, dalam sidang yang berlangsung hari ini hanya salah satu penggugat saja yang hadir di PN Jakarta Selatan yaitu Burhanuddin.

Herdian mengimbau kepada Deolipa untuk hadir dalam sidang gugatan berikutnya karena jika semua berkumpul maka sidang pertama adalah mediasi.

"Mudah-mudahan Minggu depan bisa ditentukan, hadir dalam sidang," ujar Herdian.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved