Selasa, 14 April 2026

Berita Video

VIDEO : Tanah Di Kampung Curug Bojongkoneng Masih Terus Bergerak

Sementara itu pantauan Wartakotalive.com, sekira 50 warga melakukan kerja bakti memperbaiki jalan yang rusak di RT 02/RW 15 Kampung Curug.

Penulis: Hironimus Rama |

WARTAKOTALIVE.COM, BOJONGKONENG - Empat hari setelah bencana pergeseran tanah yang terjadi di Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang pada Kamis (15/9/2022), masih terjadi pergerakan tanah hingga Selasa (19/9/2022).

Menurut Ros, warga Kampung Curug, masih terdengar suara pergerakan tanah di kawasan itu.

Simak Video Berikut :

Sementara itu pantauan Wartakotalive.com, sekira 50 warga melakukan kerja bakti memperbaiki jalan yang rusak di RT 02/RW 15 Kampung Curug.

Warga menggunakan peralatan seadanya untuk memecahkan beton dan batu yang terbelah akibat pergerakan tanah.

Zulkarnain, warga RT 02/RW 15, mengatakan warga melakukan kerja bakti gotong royong agar jalan bisa kembali dilalui kendaraan.

"Kita berusaha memperbaiki sendiri sambil menunggu bantuan peralatan dari pemerintah," kata Zulkarnain di Bojong Koneng, Minggu (18/9/2022).

Menurut dia, kerja bakti memperbaiki jalan ini muncul dari inisiatif warga agar roda ekonomi kembali berputar.

"Kita ingin akses jalan kembali lancar sehingga perekonomian warga cepat pulih," paparnya.

Zulkarnain menjelaskan bahwa sebagian warga di Kampung Curug hidup dari sektor pariwisata sehingga rusaknya infrastruktur berdampak pada penghasilan warga.

Baca juga: Jenderal Dudung Tahan Brigjen Junior di Rutan Militer usai Bela Warga Bojongkoneng Lawan Pengembang

Baca juga: Curug Love Alternatif Tempat Wisata Alam yang Bikin Pengunjung tak Mau Pulang

"Di sini kan banyak tempat wisata, resto dan vila. Kalau jalan tidak bisa dilewati kendaraan, perekonomian mati," ucapnya.

Dia berharap pemerintah Kabupaten Bogor cepat tanggap memperbaiki infrastruktur jalan, jembatan dan rumah warga yang rusak.

"Katanya sih ada bantuan pemerintah, tapi kan lama turunnya. Kalau bisa secepatnya bantuan diturunkan agar tidak menambah beban penderitaan masyarakat terdampak," tandas Zulkarnain.


Warga Trauma

Bencana alam tanah geser di Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Kamis (115/9/2022) masih menyisakan trauma bagi warga.

Ros, salah satu warga tetdampak bencana, mengakui hingga kini masih trauma dengan bencana tanah geser ini.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved