Sultan Hamengkubuwono X Menjadi Kandidat Terkuat Tokoh Inisiator Bidang Maritim

Sultan Hamengkubuwono X menjadi kandidat terkuat tokoh inisiator bidang maritim berdasarkan Lembaga Survei Indodata bekerja sama dengan ISPEC.

Istimewa
Sultan Hamengkubuwono X menjadi kandidat terkuat tokoh inisiator bidang maritim berdasar Lembaga Survei Indodata bekerja sama dengan International Sea Port Exhibition and Conference (ISPEC). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sultan Hamengkubuwono X menjadi kandidat terkuat tokoh inisiator bidang maritim berdasar Lembaga Survei Indodata bekerja sama dengan International Sea Port Exhibition and Conference (ISPEC).

Direktur Eksekutif Indodata, Danis TS Wahiddin menyebut Sultan Hamengkubuwono X berada pada urutan pertama dengan nilai kumulatif 96,5 tokoh inisiator bidang maritim.

"Munculnya nama Sultan merupakan fenomena menarik. Bisa dikatakan masyarakat sekarang justru melihat pada tokoh lokal dan bukan pada tokoh nasional," ujarnya berdasar siaran tertulis, Rabu (14/9/2022).

Hal ini dinilai bisa terjadi lantaran pemerintah pusat tidak seintens di periode pertama mengawal isu maritim. Ditambah lagi dinamika politik serta terjadinya pandemi semakin membuat pemerintah pusat kehilangan fokus mengurus bidang ini.

“Sehingga wajar jika masyarakat melihat tokoh lokal justru berperan aktif di isu kemaritiman,” sambung Danis.

Baca juga: Kapolres Bogor Mutasi Tujuh Perwira, Berikut Ini Daftar Lengkapnya

Lebih lanjut, Yogyakarta secara geografis dekat dengan laut. Di sisi lain, saat ini di sana marak muncul wisata berbasis kemaritiman.

Hal ini diduga menjadi alasan masyarakat melihat Sultan Hamengkubuwono X punya peran aktif dalam bidang kemaritiman karena lokal yang mengambil peran maksimal di isu kemaritiman.

“Ini bisa jadi alarm bagi pemerintah pusat agar tidak lupa untuk konsisten terus memperjuangkan bidang maritim," tegas pengajar Ilmu Politik dari UPN Veteran Jakarta tersebut.

Ketua Pelaksana ISPEC Fajar Bagoes Poetranto mengatakan tujuan survey kebijakan maritim nasional adalah mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap kebijakan pemerintahan Joko Widodo khususnya di bidang maritim.

Saat ini pebisnis maritim di Indonesia belum jadi tuan rumah di negeri sendiri, dikarenakan masih didominasi pihak asing. Potensi pariwisata maritim di indonesia masih sangat terbuka luas khususnya bisnis kapal pesiar.

"Karena kita ketahui belum ada jalur kapal pesiar besar secara reguler singgah di lokasi wisata di indonesia yang akan kita launching adalah di provinsi Banten dan Bali sebagai pilot project," kata Fajar.

Baca juga: VIDEO Briptu Firman Turut Intimidasi Wartawan saat Liput Kasus Sambo

Peran pemerintah diharapkan lebih aktif selain sebagai pembicara dan mengirimkan pesertanya terlibat aktif dalam seminar ISPEC khususnya dari unit-unit kerja terkait kemaritiman.

“Harapan besar kami adalah tentu saja sesuai tujuan pemerintah diatas bahwa indonesia bisa menjadi poros maritim dunia 2045" kata Fajar.

Adapun survei ini dilakukan pada 25 Juli sampai 30 Agustus 2022 di 34 provinsi. Survei melibatkan 1.200 responden dengan margin of error sebesar 2,8 persen serta dilakukan melalui survei tatap muka.

Selain Sultan Hamengkubuwono X, nama-nama lain yakni Presiden RI Joko Widodo, Luhut Binsar Panjaitan, Sandiaga Uno masuk dalam kandidat tokoh inisiator bidang maritim.

Nantinya nama-nama ini akan dinilai oleh pakar untuk selanjutnya ditentukan siapa yang berhak dan layak mendapatkan Maritim Award pada 21 September 2022.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved