Berita Video

VIDEO Briptu Firman Turut Intimidasi Wartawan saat Liput Kasus Sambo

Briptu Firman turut melakukan intimidasi dan menghapus foto serta video milik dua jurnalis yang tengah meliput di sekitar rumah Ferdy Sambo.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Fredderix Luttex

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Hasil sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap eks Banum Urtu Roprovos Divpropam Polri, Briptu Firman Dwi Ariyanto, telah diumumkan.

Briptu Firman Dwi Ariyanto dijatuhi sanksi demosi selama 1 tahun berdasarkan hasil keputusan sidang tersebut.

"Sanksi administratif, yaitu sanksi bersifat demosi selama satu tahun," kata Juru Bicara Divisi Humas Polri, Kombes Ade Yahya, kepada wartawan pada Kamis (15/9/2022).

Selain disanksi demosi, Briptu Firman pun dijatuhi sanksi minta maaf secara lisan di hadapan tim komisi sidang etik.

Kemudian secara tertulis kepada pimpinan Polri dan pihak yang dirugikan.

Yahya menjelaskan, Briptu Firman terbukti melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf b dan atau Pasal 5 Ayat 1 huruf c Peraturan Kepolisian RI Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.

"Atas putusan tersebut, pelanggar tidak menyatakan banding," ujar Yahya.

Diberitakan sebelumnya, Polri kembali menggelar sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pada Rabu (14/9/2022).

Baca juga: Intimidasi Wartawan Liput Kasus Irjen Ferdy Sambo, Briptu Firman Disanksi Demosi 1 Tahun

Kali ini, giliran Briptu Firman Dwi Ariyanto (FDA) yang merupakan mantan Banum Urtu Roprovos Divpropam Polri.

Adapun Briptu Firman telah dimutasi sebagai BA Yanma Polri.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved