Kenaikan Harga BBM
Tolak Harga BBM Naik, FPI, GNPF dan PA 212 Akan Kepung Istana, Menantu HRS Ajak Semua Elemen Gabung
Sejumlah ormas Islam akan menggelar aksi demonstrasi di sekitar Istana Negara, Jakarta Pusat untuk memprotes kenaikan harga BBM
"Kami dengan Gerakan Nasional Pembela Rakyat akan turun dalam Akbar, Aksi Bela Rakyat, kami ajak seluruh elemen-elemen bangsa, mari turun suarakan suara rakyat yang sudah lama suara rakyat tidak di dengar oleh para pejabatnya," ajak Habib Muhammad Alatas
"Kalau satu dua di media mungkin mereka tidak dengar, mari kita turun, suarakan agar mereka para pejabat mendengar aspirasi rakyat dalam Akbar yang Insya Allah Akbar akan menjadi gerakan besar yang akan membawa perubahan di Indonesia, takbir," ungkap Habib Muhammad
Baca juga: Giliran Buruh di Karawang Turun ke Jalan Memprotes Kenaikan Harga BBM, Ancam Lakukan Mogok Massal
Baca juga: Ibas Prihatin Rakyat Makin Kesulitan Akibat Harga BBM Naik, Janji Demokrat Tetap bersama Masyarakat
Said Iqbal akan kerahkan 5 juta buruh
Sebelumnya diberitakan, Partai Buruh bakal memimpin aksi mogok kerja nasional pada akhir November 2022, jika tuntutan mereka tidak didengar pemerintah.
Setidaknya ada tiga tuntutan yang disampaikan Partai Buruh bersama serikat buruh, yakni meminta pemerintah menurunkan harga BBM bersubsidi, membatalkan Omnibus-Law Cipta Kerja, dan menaikkan upah minum buruh pada 2023 sebesar 10-13 persen.
Tuntutan itu juga sudah diutarakan serikat buruh dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Selasa (6/9/2022).
"Baru lah puncaknya bila tetap tidak didengar, kami mempersiapkan pada akhir November, Partai Buruh bersama organisasi serikat buruh, serikat pertani, nelayan, buruh migran buruh honorer, kami mempersiapkan mogok nasional," kata Iqbal dalam konferensi pers secara daring, Jumat (9/9/2022).
Dalam melaksanakan mogok kerja nasional, Iqbal menjamin tidak bakal ada aksi anarkis.
"Nanti kami akan lapor pemberitahuan ke aparat keamanan bahwa kita akan mogok nasional," jelasnya.
Baca juga: Sambil Menangis karena Emosi, Ferdy Sambo Sempat Tanya Bripka Ricky Rizal Soal Kejadian di Magelang
Aksi mogok kerja nasional ini, kata dia, akan diikuti secara serentak oleh setidaknya 5 juta buruh di seluruh Indonesia, yang melibatkan 15 ribu perusahaan atau pabrik.
Nantinya mereka akan memberhentikan seluruh kegiatan produksi dan operasional hingga desakannya kepada pemerintah didengar.
"Mogok nasional ini akan diikuti 5 juta buruh, yang berasal dari lebih dari 15 ribu pabrik, jadi 5 juta buruh akan turun yang berasal dari 15 ribu pabrik di 34 Provinsi dan di 440 kabupaten kota serempak," bebernya.
Dalam aksi mogok kerja nasional ini, dia menjamin para buruh hanya berdiam diri di depan gerbang pabrik, atau sebatas duduk-duduk di sekitaran pabrik.
Sedangkan sebagian buruh lainnya akan mendatangi kantor pemerintah untuk menyuarakan aksi yang sedang digelarnya.
"Nanti akan didahului oleh perundingan-perundingan upah dan perundingan keberatan naik BBM di setiap perusahaan."
"Kan deadlock tuh, karena pasti enggak akan tercapai titik temu, maka kita persiapkan setop produksi mogok nasional, diumumkan secara resmi dan juga mengikuti aturan-aturan yang berlaku, tidak anarkis," paparnya.