Kenaikan Harga BBM

Ribuan Kader PKS Kota Depok Gelar Flashmob di 11 Titik Desak Pemerintah Batalkan Kenaikan Harga BBM

Aksi Ini diikuti oleh anggota PKS bersama dan masyarakat umum untuk menyuarakan aspirasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) . 

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Cahya Nugraha
DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok menggelar aksi flashmob terkait penolakan kenaikan harga BBM di 11 titik di wilayah Kota Depok, Jawa Barat 

"Dengan penurunan harga minyak dunia ini, maka alasan pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi jadi tidak relevan, dan sulit dinalar logika masyarakat," kata Wakil Ketua Fraksi PKS DPR ini, kepada wartawan, Kamis (8/9/2022).

Karena itu, lanjut Mulyanto, pemerintah harus segera meninjau ulang kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut.

Menurutnya, tidak pantas pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi ketika patokan harga pokok produksi (HPP) terus turun.

"Logika kenaikan harga BBM bersubsidi karena melambungnya harga minyak dunia, makin tidak mendapat pembenaran," ujar legislator PKS dapil Tangerang Raya ini.

Baca juga: Hari Ini Ferdy Sambo Dites Kebohongan, Polri Bilang Akurasi Alat Lie Detector 93 Persen

Mulyanto menjelaskan, sejak Juni 2022 sampai hari ini, data harga minyak dunia di oilprice.com terus merosot mendekati angka USD 80 per barel.

Itu sebabnya Amerika, Malaysia dan beberapa negara lain kabarnya menurunkan harga BBM-nya. Bahkan di Indonesia sendiri, menyusul Pertamina, Shell dan VIVO, kemarin BP menurunkan harga jual BBM-nya.

"Jadi aneh kalau BBM bersubsidi kita malah naik, di tengah penurunan harga-harga BBM. Logikanya kurang masuk," ucap Mulyanto.

 

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved