Anies Baswedan

Anies Baswedan Subsidi Rp 62,1 Miliar agar Tarif Bus Transjakarta Stabil, meski Harga BBM Naik

Presiden Jokowi mesti belajar pada Anies Baswedan bagaimana menyenangkan rakyat, yakni dengan menyubsidi tarif bus Transjakarta, meski BBM naik.

warta kota/leonardus wical
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar rapat membahas dampak kenaikan harga BBM, untuk meredam gejolak Pemprov DKI pun menggelontor uang Rp 62,1 miliar untuk subsidi tarif bus Transjakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria memimpin rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terkait antisipasi kenaikan harga BBM terhadap inflasi dan upaya pengendaliannya.

Rapat tersebut digelar di Balai Kota DKI Jakarta, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (9/9/2022) malam.

Dilansir dari PPID DKI Jakarta, dalam rapat tersebut, Anies menjelaskan bahwa gejolak ekonomi dunia telah berdampak kepada Indonesia yang mengakibatkan keluarnya kebijakan penyesuaian harga BBM.

“Kita menyaksikan bahwa gejolak dunia mulai berdampak pada Indonesia. Ketika itu, Pemerintah mencoba menahan gejolak tersebut. Tetapi semua itu ada waktunya, ada batas anggarannya," ujar Anies.

Anies menjelaskan, hal itu membuat gejala tersebut harus terus diperhatikan sejak quarter pertama, lalu kini masuk quarter ketiga.

Pada quarter ketiga, tekanannya makin besar dan tidak ada pilihan, kecuali melakukan penyesuaian harga, salah satunya harga BBM.

Oleh karenanya diadakan rapat untuk membahas dan mengeluarkan rekomendasi sebagai antisipasi kenaikan harga BBM terhadap inflasi dan upaya pengendaliannya yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. 

Baca juga: Redam Kenaikan Anggaran Subsidi BBM, Pemerintah Bakal Memberikan Insentif Motor dan Mobil Listrik

Anies mengatakan, rekomendasi tersebut salah satunya adalah menjaga agar tarif transportasi umum yang dikelola Pemprov DKI tidak berubah atau tidak naik. 

"Hal ini karena dampak dari kenaikan tersebut akan diserap oleh Pemprov DKI Jakarta dengan mengucurkan Rp 62,1 miliar sebagai tambahan PSO untuk Transjakarta dan Rp 4,255 miliar untuk angkutan laut," ujar Anies.

Dengan tambahan tersebut, Anies berharap pihaknya akan membuat pengguna angkutan umum tidak merasakan dampak kenaikan BBM. 

Baca juga: Ibas Prihatin Rakyat Makin Kesulitan Akibat Harga BBM Naik, Janji Demokrat Tetap bersama Masyarakat

“Jadi publik yang naik bus Transjakarta (Tj) tak perlu merasakan kenaikan harga tarif angkutan umum karena itu amat dibutuhkan. Ini segera dieksekusi dengan 62,1 untuk Tj dan 4,2 untuk angkutan umum laut. Jadi, pengguna angkutan laut dan Tj tidak ada perubahan (tarif),” ujar Anies.

Selain itu, Anies menjelaskan upaya yang dilakukan Pemprov DKI itu juga diharapkan dapat membuat masyarakat untuk bermobilitas menggunakan transportasi umum karena tidak terkena dampak kenaikan BBM.

Menurutnya, dengan cara seperti itu, masyarakat yang menggunakan kendaraan umum merasakan stabilitas.

Lalu yang berikutnya, bagi para pengguna kendaraan pribadi, dapat berpindah menggunakan layanan kendaraan umum.

Baca juga: Mahasiswa Bakar dan Robohkan Gerbang DPRD Kota Bogor saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved