Breaking News:

Prof Zubairi Djoerban Pilih Setia pada Pasangan Ketimbang Poligami untuk Pencegahan HIV/AIDS

Setia bisa jadi salah satu pencegahan HIV/AIDS dengan efektif pada pasangan rumah tangga, ketimbang poligami seperti yang diusulkan Uu Ruzhanul Ulum.

Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Wawancara khusus Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra dengan Prof Zubairi Djoerban di Jakarta Breast Center di Jalan Kramat 6 No.24, RT.2/RW.1, Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (2/9/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, SENEN - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis hematologi-onkologi (Kanker) dari Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof Zubairi Djoerban ada solusi pencegahan untuk HIV/AIDS. 

Zubairi menuturkan setia pada pasangan bisa menjadi salah satu langkah pencegahan penyebaran HIV dengan efektif pada pasangan rumah tangga, ketimbang poligami.

Hal tersebut ia katakan, menanggapi pernyataan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang mengatakan bahwa solusi untuk mencegah HIV/AIDS yaitu dengan melakukan poligami.

Diketahui, beberapa waktu lalu heboh terkait data sebanyak 414 mahasiswa di Bandung positif HIV/AIDS.

Baca juga: Ridwan Kamil Tidak Sepakat dengan Wagub Jawa Barat Terkait Poligami Solusi Cegah HIV/AIDS

"Setia kepada pasangan, maka tidak akan terjadi penularan seksual," ucapnya saat wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra di Jakarta Breast Center di Jalan Kramat 6 No.24, RT.2/RW.1, Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (2/9/2022).

"Penularan kan macam-macam, intinya adalah kalau yang (penyebaran HIV secara) seksual, kalau saya menikah dengan satu perempuan tidak ada hubungan seks dengan yg lain, itu risiko penularan sangat kecil," tambah dia.

Mantan ketua satgas PB IDI ini juga menuturkan, untuk prinsipnya penularan HIV/AIDS, terjadi karena adanya aktivitas seksual dengan pasangan yang berbeda-beda. 

Baca juga: Ada yang Masih Pelajar, Homoseksual Jadi Penyebab Kasus HIV/AIDS di Karawang Meledak

Dengan berganti-ganti pasangan akan membuat seseorang menjadi tertular. Oleh sebab itu, selagi setia dengan pasangan akan meminimalisir penularan.

Menurutnya, penularan HIV/AIDS tidak hanya melalui hubungan seksual saja. Namun, ada beragam cara virus tersebut dapat menular ke orang lain.

"Ada penggunaan jarum suntik narkoba, ibu yang terinfeksi lalu menular ke bayinya, kemudian transfusi darah, kemudian tenaga kesehatan dari suntikan jarum. Intinya menikah dan tidak berganti-ganti pasangan (setia) maka resikonya sangat kecil tertular HIV AIDS," ucap dia. (m27)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved