Berita Jakarta
Ini Tujuan Ratusan Orang dari Berbagai Daerah Sambangi Kediaman Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Ratusan orang menyatroni rumah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Lebak Bulus II Dalam, Jakarta Selatan.
WARTAKOTALIVE.COM - Ratusan orang satroni rumah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Rabu (24/8/2022).
Diketahui, ratusan orang yang datang ke rumah Anies Baswedan merupakan warga dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Barat.
Mereka mendatangi di Pendopo Anies Baswedan yang terletak di sudut jalan kecil bilangan Lebak Bulus II Dalam, Jakarta Selatan.
Kehadiran para warga tersebut disambut langsung oleh Anies Baswedan dengan rasa haru dan hormat yang tinggi.
Baca juga: Diusung Duet Bersama AHY pada Pilpres 2024, Anies Pilih Fokus Selesaikan Masa Bakti Gubernur
Baca juga: Resepsi Mutiara Annisa Baswedan Selesai Minggu, Ini Penjelasan Anies Soal Pilihan Lokasi di Ancol
Baca juga: Mas Tri Ikut Doakan Mutiara Annisa, Putri Anies Baswedan, yang Menikah dengan Ali Saleh Alhuraiby
Hal itu dikarenakan rombongan yang datang dari berbagai pelosok penjuru Pulau Jawa tiba sejak pukul 03.00 WIB, melalui ikhtiar sendiri.
Solihin Nurodin, perwakilan rombongan menyampaikan maksud kedatangan warga.
Maksud tujuannya, kata dia, ialah meminta Anies Baswedan untuk segera bersiap menerima undangan warga di daerah, seusai paripurna tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Warga dari luar Jakarta merindukan sosok Pemimpin yang mengayomi dan terbukti konsisten wujudkan keadilan sosial," ujar Solihin mewakili aspirasi warga Jabar, khususnya Tasikmalaya.
Dalam kesempatan tersebut, dirinya menyampaikan mengenai pemilu dan pilpres merupakan pestanya rakyat.
Sehingga, Solihin imbau agar dalam membuat keputusan politik, seperti menetapkan calon presiden dan wakilnya, sudah seharusnya partai-partai Politik mendengarkan aspirasi rakyat.
"Alhasil, keputusan politik tersebut tidak hanya menjadi percakapan setengah kamar saja di antara elite partai" ucap dia.
Lalu, Azmi Majid perwakilan warga Jawa Tengah lebih jauh menambahkan keprihatinannya atas perkembangan situasi.
Seperti harga kebutuhan pokok yang terus naik, kasus pelanggaran hukum berat yang justru dilakukan penegak hukum, lowongan kerja yang kian susah, dan korupsi oleh para pejabat publik.
"Para petani makin berat bertahan melawan praktik mafia impor, semakin menegaskan perlu kehadiran pemimpin yang berpihak pada rakyat." katanya.
Di kegiatan itu, silaturahmi semakin hangat saat seorang peserta dari Madura, Thayyib Kartawi, serukan kepada semua elemen masyarakat, akan keikhlasan mendoakan Anies Baswedan bisa menjadi pemimpin, yang membawa perubahan bagi bangsa dan peradaban bangsa.