Bunuh Diri

Warga Kota Tangerang Heboh Pria Muda Akhiri Hidup Secara Ekstrem di Jembatan Merah Karang Tengah

Seorang pria muda diduga alami depresi sehingga nekat mengakhiri hidup secara ekstrem di Jembatan Merah Karang Tengah.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Valentino Verry
Istimewa
Ilustrasi - Seorang pemuda di Kota Tangerang nekat mengakhiri hidup secara ekstrem karena mengalami depresi. Pemuda itu melompat dari Jembatan Merah Karang Tengah. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Seorang pria berinisal S (25) nekat mengakhiri hidupnya dengan terjun dari Jembatan Merah, Karang Tengah, ke kali sebuah kali yang berada di bawahnya, Kamis (18/8/2022) malam.

Aksi bunuh diri yang dilakukan pemuda tersebut dari atas Jembatan Merah yang berada di Jalan Sunan Giri, Pondok Bahar, Karang Tengah, Kota Tangerang.

Kanit Reskrim Polsek Ciledug, Iptu Ronald Sianipar mengatakan, peristiwa bunuh diri tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.

"Kejadian seorang pria berinisial S yang merupakan warga Karang Tengah yang terjun dari Jembatan Merah ini terjadi pukul 19.00 WIB," ujar Iptu Ronald Sianipar, Jumat (19/8/2022) dini hari.

Ronald kemudian menerangkan, kejadian mengenaskan itu terjadi saat seorang pria dewasa datang mengendarai sepeda motor dan berhenti di atas Jembatan Merah.

Setelah itu, dua orang bocah di bawah umur melihat S melompat ke kali yang berada di bawah jembatan dan kemudian melaporkan ke warga sekitar.

Warga sekitar yang mendengar hal tersebut, langsung bergegas melapor kepada pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Ciledug.

Baca juga: Jadi Otak Penembakan Istrinya, Kopda M Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tuanya, Diduga Bunuh Diri

Selanjutnya, personel gabungan Polsek Ciledug, Polsek Cipondondoh, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang dan Pemadam Kebakaran Kota Tangerang langsung mendatangi lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Jadi awalnya kita mendapatkan informasi masyarakat bahwa ada seorang laki-laki yang sedang berjalan di atas Jembatan Merah kemudian melompat, kejadian itu dilihat dua anak kecil dan kemudian diberitahu kepada warga sekitar," ungkapnya.

"Setelah mendapat laporan, kami sebagai pihak kepolisian bergerak cepat melaporkan kepada pimpinan dan selanjutnya berkoordinasi dengan BPBD Kota Tangerang," katanya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved