Berita Video

VIDEO: Paman Korban Kebakaran Kaget Dengar Kabar Keponakannya Hangus Terbakar

Mereka sangat terkejut ketika mendengar bahwa kost-kostan tempat tinggal keponakannya ludes dilahap si jago merah.

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI - Kebakaran hebat melanda rumah kos empat lantai di Jalan Duri Selatan 1, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (17/8/2022) pagi.

Kejadian tersebut menyisakan luka yang mendalam. Sebanyak enam orang dilaporkan tewas dalam peristiwa itu. Fuad (50) dan Misih (48) merupakan paman dan bibi dari korban kebakaran yang bernama Edi Sunarto (38).

Mereka sangat terkejut ketika mendengar bahwa kost-kostan tempat tinggal keponakannya ludes dilahap si jago merah.

"Saya mengetahui kabar tersebut pagi ya. Sebenarnya tahu kabarnya itu dari saudara di kampung Purworejo, Jawa Tengah. Pas ditelepon kami langsung menuju ke Tempat Perkara Kejadian (TKP), pas sampai di sana api sedang dipadamkan," ucapnya kepada Wartakotalive.com, Rabu (17/8/2022).

Baca juga: Enam Korban Meninggal dalam Insiden Kebakaran di Tambora Sudah Dibawa ke RS Polri Kramat Jati

"Akhirnya, saya telepon keponakan saya ini tidak dijawab. Saya sudah menduga keponakan saya jadi korban, sebab beberapa temannya pun ada yang tak selamat," imbuhnya.

Setelah mendengar kabar korban kebakaran yang meninggal dunia dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, pasangan suami istri tersebut langsung datang dan membawa data-data demi mencocokan identitas.

 

"Akhirnya saya ke RS Polri, tadinya saya kira di RSCM Cipto Mangunkusumo tetapi ternyata semua dibawa ke sini," jelas dia.

Fuad melanjutkan, keponakannya itu merantau dari Purworejo, Jawa Tengah untuk mengadu nasib ke Ibu Kota dengan membuka usaha konter Handphone (HP) tepat di depan kostannya.

Baca juga: Cerita Korban Selamat Kebakaran di Tambora Tewaskan 6 Orang, Fatoni Sempat Terjebak di Kamar Kos

"Ngekostnya sudah lama juga dan dia ada di lantai tiga. Ada usaha di depan kosan usaha konter HP seperti bisa isi pulsa. Keponakan saya ini belum berumah tangga, total empat bersaudara dan laki-laki semua," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sektor Damkar Tambora, Joko Susilo mengatakan, para korban tewas dalam kebakaran akibat terjebak di dalam rumah kos.

Mereka yang meninggal katanya saat ditemukan jenazahnya berada di lantai dua dan tiga. Sehingga, enam korban kebakaran tak bisa menyelamatkan diri untuk turun dari kamar kostnya.

"Ada sekira 100 personel yang dikerahkan ke lokasi kebakaran," katanya.

Joko melanjutkan, kebakaran diduga karena konsleting listrik dari salah satu kamar kost di lantai dua. Kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta. Untuk penyebab pasti kebakaran kata dia, masih di selidiki aparat kepolisian. (m27)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved