Remisi

1.389 Narapidana Lapas Kelas I Tangerang Dapat Remisi HUT ke-77 RI, Dua di Antaranya Sudah Bebas

Sebanyak 1.389 narapidana Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang menerima remisi pada Perayaan Kemerdekaan HUT ke-77 RI.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Sigit Nugroho
TribunTangerang/Gilbert Sem Sandro
Kepala Lapas Klas 1 A Tangerang, Asep Sutandar saat melepas warga binaan yang bebas karena mendapat remisi HUT ke-77 RI. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Sebanyak 1.389 narapidana Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang menerima remisi pada Perayaan Kemerdekaan HUT ke-77 RI.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Asep Sutandar mengatakan bahwa dua dari antara ribuan Warga Binaan Lapas (WBL) yang mendapat remisi tersebut, kini telah bebas.

Sementara itu, untuk jumlah warga binaan lapas yang tidak mendapat remisi sebanyak 150 orang.

"Dari 1.539 total narapidana Lapas Kelas I, 1.389 warga binaan mendapatkan remisi di Peringatan HUT ke-77 RI hari ini dan dua orang di antaranya telah bebas," kata Asep Sutandar kepada awak media, Rabu (17/8/2022).

Baca juga: HUT ke-77 RI, Ada 2.615 Narapidana Lapas Salemba Mendapat Remisi

Baca juga: 167.916 Narapidana Dapat Remisi Umum, Pemerintah Hemat Uang Makan Rp259,28 Miliar

Baca juga: Jika Kembali Lakukan Pelanggaran, Rizieq Shihab Bakal Ditangkap Tanpa Sidang & Ditahan Tanpa Remisi

"Dan dari total keseluruhan warga binaan itu, yang tidak mendapatkan remisi ada 150 orang," ujar Asep.

Asep menerangkan bahwa warga binaan lapas yang tidak mendapatkan remisi tersebut disebabkan oleh beberapa alasan khusus. 

Seperti narapidana yang memiliki hukuman pidana seumur hidup, hukuman pidana mati dan tengah menjalanu pidana pengganti penjara.

BERITA VIDEO: Peringati HUT RI Ke-77, Jalan Di Sekitar Alun-alun Kota Tangerang Ditutup

"Ada 35 warga binaan mempunyai pidana seumur hidup, kemudian 9 memiliki pidana hukuman mati dan ada 84 napi yang tengah menjalani pidana pengganti penjara," terang Asep.

"Termasuk di dalamnya itu ada 5 orang napi teroris, 11 napi pidana korupsi yang belum membayar denda, 3 napi sedang menjalani register F dan 3 orang napi lainnya berstatus tahanan," tutur Asep.

Menurut Asep, dua orang warga binaan lapas yang telah dinyatakan bebas, langsung dipulangkan kembali ke pihak keluarga masing-masing.

Namun demikian sebelum meninggalkan lapas, dua narapidana yang tekag bebas tersebut dihadapkan pada Bendera Merah Putih. 

Kemudian mereka pun mencium Bendera Indonesia, sambil berjanji akan menjadi masyarakat yang lebih baik di kemudian hari.

"Selama menjalani masa tahanan disini, kami sudah bekali dengan berbagai kemampuan yang bisa dilakukan saat mereka keluar nanti," jelas Asep.

"Semoga kedepan mereka (warga binaan) ini bisa menjalankan kehidupan yang lebih baik setelah keluar dari Lapas Kelas I Tangerang," papar Asep.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved