Pilpres 2024

Prabowo Jadi Capres Lagi Dinilai Konsekuensi Tiadanya Regenerasi di Partai, Calonnya Itu-itu Saja

Ia menjelaskan, konsekuensi dari partai politik (parpol) yang tidak ada regenerasi, mengakibatkan figur-figur baru tak bisa muncul.

warta kota/gilbert sem sandro
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan siap maju lagi menjadi calon presiden di Pilpres 2024. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan siap maju lagi menjadi calon presiden di Pilpres 2024.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai, majunya Prabowo di Pilpres 2024, menimbulkan konsekuensi bagi kader Gerindra yang lain, termasuk Sandiaga Uno.

Menurut Ujang, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan kader Partai Gerindra yang lain, tak bisa mencalonkan diri sebagai capres imbas majunya Prabowo.

"Tidak bisa mencapreskan diri dari Gerindra 2024 nanti, seperti Sandiaga Uno dan yang lain-lain."

"Itu konsekuensi ketika ketua umumnya, Prabowo, maju sebagai calon presiden."

"Saya katakan bahwa Prabowo itu 99,9 persen itu akan maju lagi, dan terbukti kemarin dalam Rapimnas Gerindra, Prabowo mengatakan siap maju lagi 2024," kata Ujang kepada Tribunnews, Senin (15/8/2022).

Baca juga: DAFTAR 24 Parpol Calon Peserta Pemilu 2024 yang Dokumennya Lengkap dari Total 40 Pendaftar

Ia menjelaskan, konsekuensi dari partai politik (parpol) yang tidak ada regenerasi, mengakibatkan figur-figur baru tak bisa muncul.

"Saya melihat ya inilah konsekuensi kalau partai, mohon maaf ya, tidak ada regenerasi."

"Jadi calonnya akan itu-itu saja. Tapi itulah yang terjadi di politik kita," ulas Ujang.

Baca juga: Siang Ini Deolipa dan Boerhanuddin Gugat Bharada Eliezer Hingga Kapolri ke PN Jaksel

Ujang menuturkan, majunya Prabowo sebagai capres menunjukkan parpol hanya dikuasai oleh elite-elite tertentu.

"Ini cerminan bahwa partai politik kita dikuasai oleh elite-elite tertentu," ucapnya.

Kendati demikian, ia tak mempersoalkan Prabowo maju sebagai capres 2024. Sebab, Partai Gerindra milik Prabowo.

Baca juga: LPSK Bakal Putuskan Nasib Permohonan Perlindungan Putri Candrawathi, Kemungkinan Tak Dikabulkan

"Ya tapi Gerindra itu kan memang miliknya Prabowo. Sahamnya juga dari Prabowo. Jadi pasti ya untuk kepentingan Prabowo, bukan untuk kepentingan Sandiaga Uno atau kader-kader partai yang lain," beber Ujang.

Sebelumnya, Prabowo menyatakan kesiapannya kembali maju menjadi calon presiden (capres).

Hal itu ditegaskan Prabowo dalam pidatonya di rapat pimpinan nasional (rapimnas) Partai Gerindra, di SICC Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022) malam.

Baca juga: Kabareskrim: Yang Tahu Pasti Peristiwa di Magelang Hanya Allah SWT, Almarhum, dan Putri

"Dengan demikian, dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim."

"Setelah saya mempelajari dan mendengarkan dengan saksama sikap setiap DPD dan setiap sayap partai yang mengharapkan saya untuk menerima pencalonan sebagai presiden Republik Indonesia tahun 2024."

"Dengan ini saya menyatakan bahwa dengan penuh rasa tanggung jawab, saya menerima permohonan saudara, untuk bersedia dicalonkan sebagai calon presiden Republik Indonesia," tuturnya.

Baca juga: PDS Pembaharuan, Partai Rakyat, dan Partai Mahasiswa Tak Daftar ke KPU Meski Punya Akun Sipol

Prabowo menegaskan, sebagai mantan prajurit, dirinya sejak muda dididik untuk terus berjuang demi Bangsa Indonesia.

Dia menyatakan kesiapannya untuk terus berjuang.

"Dari sejak muda usia saya bersama pejuang-pejuang, sejak muda dari usia sangat muda kami waktu itu telah bersumpah siap memberi jiwa raga dan kami untuk Republik Indonesia."

Baca juga: Kamaruddin: Yang Bertengkar di Magelang Itu Ferdy Sambo Sama Putri, Adik Yosua Dikirimi WhatsApp

"Dengan demikian saya menyatakan pada malam hari ini, saya siap terus berjuang untuk bangsa, negara, rakyat Indonesia."

"Seluruh jiwa dan raga saya persembahkan kepada ibu pertiwi," tegasnya. (Fersianus Waku)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved