Berita Regional
Cegah Bentrok Susulan usai Pendekar PSHT Serang Warga, Polisi Panggil Aremania dan Pengurus PSHT
Pemicu dari bentrokan oknum PSHT dan warga lantaran warga terganggu dengan aksi rusuh rombongan konvoi PSHT saat melintas di Jalan Sudanco Supriadi.
Sajam tersebut juga diseretkan ke jalan seolah-olah menantang warga.
Dari keterangan pihak kepolisian, atas kejadian ini tiga orang mengalami luka-luka.
Tak hanya itu, sejumlah ruko dan bangunan yang ada di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan.
Pengurus PSHT Buka Suara
Hendro Haryoko salah satu pengurus PSHT cabang Malang Kota buka suara atas insiden rusuh ini.
Ia memberikan keterangannya seusai video bentrok tersbut ramai di sosial media.
Hendro Haryoko mengimbau kepada warga PSHT untuk tidak melakukan konvoi di setiap kegiatan peringatan satu abad PSHT dan pengesahan warga baru PSHT Tahun 2022.
"Atas nama segenap pengurus cabang PSHT Malang Kota, mengimbau kepada adik-adik semua untuk tidak melakukan konvoi di setiap kegiatan peringatan satu abad PSHT dan pengesahan warga baru PSHT Tahun 2022," kata Hendro dikutip dari Surya Malang.
"Marilah kita menaaati dan mengikuti imbauan Ketua Umum PSHT Pusat Madiun, Kangmas R. Moerdjoko HW agar turut menjaga keamanan, ketertiban dan kondusifitas di daerah masing-masing."
Dalam video itu, ia juga meminta agar imbauan yang disampaikannya itu dapat dilaksanakan.
"Demikian imbauan ini kami sampaikan, atas perhatian dan harap dilaksanakan sebaik-baiknya," katanya.
Polresta Malang Rakor dengan Pengurus PSHT dan Warga
Polresta Malang Kota pun melakuakan rapat koordinasi (rakor) dengan Aremania, pengurus PSHT dan perwakilan warga Senin (8/8/2022).
Rakor tersebut untuk mengantisipasi bentrokan susulan.
"Masih ada provokasi di media sosial. Kami minta mereka menjaga kamtibmas di Kota Malang," ujar Kombes Pol Budi Hermanto, Kapolresta Malang Kota dikutip dari Surya Malang.