Penembakan

Jenderal Listyo Sigit Sudah Kantongi Identitas Oknum Polisi yang Ambil CCTV di Sekitar Rumah Sambo

Jenderal Sigit mengaku tak main-main dan akan mengungkap kasus ini seterang-terangnya sesuai instruksi dari Presiden Joko Widodo.

Editor: Feryanto Hadi
Tribunnews/Fersianus Waku
ILUSTRASI: Polisi memeriksa sebuah CCTV di rumah Irjen Ferdy Sambo. 

Sejauh ini, ada 25 polisi yang diperiksa inspektorat khusus (Irsus) karena diduga tidak profesional.

Mereka diduga menghambat penanganan olah tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya Brigadir J.

Baca juga: Kondisi Terkini Bharada E di Rutan Bareskrim Diungkap Pengacara, Mental Terpukul Tak Siap Dipenjara

Pengambil CCTV Sudah Diperiksa

Kapolri mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap oknum polisi yang terlibat terkait CCTV di sekitar rumah dinas Ferdy Sambo tersebut.

"Kita sudah mendapatkan bagaimana proses pengambilan dan siapa yang mengambil juga sudah kita lakukan pemeriksaan, dan saat ini tentunya kita akan melakukan proses selanjutnya," ungkap Jenderal Sigit, Kamis, dikutip dari Kompas.com.

Menurutnya, oknum-oknum yang terbukti melakukan pelanggaran kode etik akan ditindak tegas.

“Seperti yang tadi saya sampaikan nanti akan kita proses nanti berdasarkan hasil keputusan apakah ini masuk ke dalam pelanggaran kode etik maupun pelanggaran pidana,” jelasnya.

Beda Keterangan soal CCTV Rusak

Sementara itu, Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menyampaikan, sejak awal pihaknya mempersoalkan mengapa ada keterangan yang berbeda terkait rusaknya CCTV di sekitar rumah dinas Ferdy Sambo.

"Fokus dulu di CCTV yang sejak awal kami persoalkan itu, kok bisa dikatakan rusak dengan keterangan yang berbeda satu dengan lainnya."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved