Citayam Fashion Week
Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani Menyebut CFW Berdampak Positif dan Negatif untuk Kota Jakarta
Pimpinan DPRD DKI Jakarta ungkap adanya perilaku menyimpang di kalangan remaja yang hadir dalam Citayam Fashion Week di Dukuh Atas Sudirman.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Sigit Nugroho
Bahkan di sana banyak didatangi anak di bawah umur, yang seharusnya berada di bawah pengawasan orang tua.
"Kami sebagai wakil rakyat itu harus adil memfasilitasi dan sebenarnya ini juga sudah ada juga kok di Jepang Harajuku,” ujar Zita.
“Jadi bukannya ditutup, tetapi kami fasilitasi menjadi sebuah fenomena ekonomi yang lebih baik, lebih rapih dan lebih tertata itu,” ucap Zita.
Menurut Zita, kehadiran CFW di Dukuh Atas sebetulnya tidak terlalu mengganggu lalu lintas kendaraan, karena di sana bukan jalan umum yang bisa dilintasi dua arah.
Jika ditelisik, ucap dia, ruas jalan itu mengarah ke Stasiun MRT Jakarta.
"Tapi memang sih harus diatur menurut saya, supaya boleh diadakan Jumat, Sabtu dan Minggu. Misalnya dibikin CFD, kan ini fenomena bagus,” imbuhnya.
Sebagai wakil rakyat di Parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Zita tentu mendukung CFW karena menjadi ajang kreativitas remaja.
Pemerintah harus memberikan ruang sebesar-besarnya untuk pemuda dan pemudi yang datang ke sana.
"Kalau bisa yang di bawah umur itu diatur. Lalu, yang lain-lainnya diberikan ruang agar mereka bisa berekspresi dengan bebas," tutur Zita.