Selasa, 19 Mei 2026

Polisi Tembak Polisi

Tak Ada di Prarekonstruksi, Irjen Ferdy Sambo, Istrinya, dan Bharada E Bakal Hadir Saat Rekonstruksi

Prarekonstruksi digelar di rumah Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7/2022), secara tertutup.

Tayang:
Tribunnews/Igman Ibrahim
Polri tak menghadirkan Irjen Ferdy Sambo, istrinya, dan Bharada E, dalam prarekonstruksi kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. 

"Yang saya dapat hanya pendalaman kembali dari prarekonstruksi semalam oleh tim Inafis, labfor, dokpol dan penyidik gabungan," terangnya.

Boyong Dua Koper Hitam

Dua koper hitam besar diboyong saat prarekonstruksi di rumah Irjen Ferdy Sambo.

Pantauan Tribunnews di lokasi, setidaknya ada dua koper hitam besar yang dibawa penyidik dalam prarekonstruksi kali ini. Dua koper itu dibungkus menggunakan plastik bening.

Belum diketahui apa isi koper yang dibawa oleh penyidik tersebut. 

Baca juga: Sekjen PDIP: Sebutkan Apa Tujuh Prestasi Anies, Pasti Saudara-saudara Bingung Jawabnya

Prarekonstruksi ini berdasarkan laporan polisi yang disidik oleh Polda Metro Jaya.

Terlapor dalam kasus itu adalah Brigadir Yosua, yang diduga melakukan tindak pidana pencabulan dan pengancaman.

Puluhan penyidik Polri mulai melakukan prarekontruksi pada pukul 11.20 WIB. Prarekontruksi ini dipimpin oleh Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi.

Baca juga: Kasus Dugaan Pembunuhan Berencana Terhadap Brigadir Yosua Disidik, Polri: Timsus Kerja Sangat Cepat

Prarekonstruksi ini juga dihadiri oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, dan Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel AKBP Ridwan Solpanit.

Awak media tidak boleh menyaksikan langsung prarekonstruksi tersebut. Awak media hanya bisa memantau prarekontruksi itu sekitar 10 meter dari luar rumah Irjen Ferdy Sambo.

Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengungkapkan, Brigpol Yosua ditembak mati karena diduga melecehkan dan menodongkan pistol kepada istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Jumat (8/7/2022).

"Yang jelas gininya, itu benar melakukan pelecehan dan menodongkan senjata dengan pistol ke kepala istri Kadiv Propam, itu benar," ujar Ramadhan saat dikonfirmasi, Senin (11/7/2022).

Ramadhan menuturkan, fakta itu diketahui berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Dua saksi yang diperiksa adalah Istri Kadiv Propam dan Bharada E.

"Berdasarkan keterangan dan barang bukti di lapangan bahwa Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam dan melecehkan istri KadivPropam dengan todongan senjata,” ungkap Ramadhan.

Baca juga: Zulhas Kampanyekan Putrinya Saat Bagikan Minyak Goreng, Jokowi: Saya Minta Fokus Bekerja

Ia menuturkan, istri Kadiv Propam disebut berteriak akibat pelecehan yang diduga dilakukan Brigadir J.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved