Sabtu, 2 Mei 2026

Jelang Masuk Sekolah, Harga Peralatan Sekolah di Pasar Ciputat Meningkat

Sehari jelang masuk sekolah, harga peralatan sekolah mengalami peningkatan di Pasar Ciputat, Tangsel.

Tayang:
Penulis: RafzanjaniSimanjorang |
Wartakotalive/Rafzanjani Simanjorang
Suasana di pasar Ciputat Ramai sehari jelang masuk sekolah. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG SELATAN - Sehari jelang masuk sekolah, harga peralatan sekolah mengalami peningkatan di Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Minggu (17/7/2022).

Dari pantauan Warta Kota, hampir setiap toko yang menjual peralataan dan seragam sekolah ramai akan pembeli.

Sebagian ada yang memilih-milih seragam, sebagian lagi ada yang membeli buku tulis, pulpen, hingga tas.

Seperti diketahui, proses belajar mengajar akan mulai aktif pada Senin (18/7/2022) besok. Tak heran, jika orang tua melengkapi keperluan sekolah si buah hati.

Hal ini pun memberikan berkah tersendiri bagi pedagang.

"Di hari terakhir ini justru mengalami peningkatan yang sangat pesat ya. Karena besok sudah optimal masuk, jadi sekarang ramai. Mungkin di toko lain juga sama. Kalau di sini, memang hari ini paling tinggi pembeli," Boby Murpy, selaku karyawan Toko Amanah kepada Warta Kota.

Lanjutnya, penjualan paling banyak adalah buku tulis meskipun harganya mengalami peningkatan sebesar Rp 10.000.

Para orang tua tampak sibuk berbelanja kebutuhan sekolah anaknya.
Para orang tua tampak sibuk berbelanja kebutuhan sekolah anaknya. (Wartakotalive/Rafzanjani Simanjorang)

Pada hari biasa, Boby menyebut satu merk buku hanya terjual dua dus, sementara saat ini ia mampu menjual 10 dus.

"Itu tiap merk buku ya. Ada terjual 10 dus. Kalau harga memang tidak menentu tergantung merk nya. Misalnya harga Rp 25.000, menjadi Rp 35.000, bahkan ada merk ternama yang harganya sampai Rp 40.000. Tapi namanya kebutuhan pasti orang tua tetap beli," katanya.

Sementara itu, untuk penjualan pulpen dan pensil turut drastis sama seperti buku, terutama pensil

"Sampai 10-an dus juga," sambungnya.

Meski mengalami peningkatan penjualan, Boby tetap berharap agar harga buku tak mengalami peningkatan harga yang signifikan.

Menurutnya, tak semua pembeli itu golongan menengah ke atas.

"Kalau bisa jangan terlalu mahal. Kasihan juga. Apalagi ini kan kebutuhan anak sekolah, kalau bisa jangan terlalu mahal lah," ucapnya.

Sementara itu, Wasri selaku pembeli mengaku belanja di hari-hari akhir karena alasan ekonomi.

Baca juga: Minimalisir Rasa Cemas Anak di Hari-hari Awal Sekolah dengan Langkah Kecil ini

Ia baru saja membeli buku tulis, pulpen hingga penghapus untuk dua anaknya yang masuk MI dan MTS.

"Belanja di hari-hari akhir sebenarnya bukan pilihan saya. Tapi memang baru dapat penghasilan. Makanya baru bisa beli buku setelah dapat hasil kerja," katanya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved