Selasa, 14 April 2026

Kombinasi Vaksin

Studi Terbaru Oxford Sebut Kombinasi Vaksin AstraZeneca dan Pfizer Ampuh Melawan Delta dan Omicron

Studi terbaru dari Universitas Oxford, Inggris, menyatakan bahwa terdapat keampuhan dari penggabungan vaksin AstraZeneca dan Pfizer.

Editor: Sigit Nugroho
Tribunnews.com
Vaksin AstraZeneca. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Studi terbaru dari Universitas Oxford, Inggris, menyatakan bahwa terdapat keampuhan dari penggabungan vaksin AstraZeneca dan Pfizer.

Dikutip dari Reuters, gabungan vaksin dengan platform vektor dan mRNA disebut mampu memberi respon imum lebih baik untuk melawan Covid-19 dan varian barunya termasuk Delta dan Omicron.

Penelitian itu melibatkan 1.240 partisipan di San Paulo dan Salvador, dimana setiap peserta mendapat kombinasi AstraZeneca sebagai dosis pertama dan Pfizer untuk yang kedua.  

"Studi ini memberikan pilihan penting untuk pembuat kebijakan di banyak negara menggunakan vaksin tidak aktif (Sinovac dan Sinopharm)," kata pemimpin studi dan direktur Oxford Vaccine Group, Andrew Pollard, dikutip dari Reuters, Senin (11/7/2022).

Baca juga: Dinkes Kabupaten Bekasi Siapkan Vaksin Astrazeneca di Posko Mudik

Baca juga: 3,5 Juta Vaksin Pfizer Tiba di Jakarta, Amerika Serikat Telah Mengirim 35,8 Juta Dosis ke Indonesia

Baca juga: Lebih dari 80 Persen Kasus Covid-19 di Indonesia Disebabkan Omicron BA.4 dan BA.5

Berkaca dari perjalanan vaksinasi booster di beberapa negara, secara umum pemberian booster dengan vaksin dengan platform mRNA memang untuk meningkatkan antibodi, yang disebut imunitas humoral, dan mengaktifkan sel T yang dikenal dengan imunitas seluler. 

Negara yang menggunakan booster mRNA adalah:

1. Amerika Serikat

 CDC Amerika Serikat merekomendasikan vaksin booster Pfizer-BioNTech atau Moderna Covid-19 setidaknya 5 bulan setelah pemberian vaksin primer mRNA vaccine (Pfizer-BioNTech atau Moderna).

Serta setidaknya 2 bulan setelah pemberian vaksin primer Janssen/Johnson & Johnson. Kalau booster Pfizer-BioNTech atau Moderna tidak dapat diberikan maka pilihan lain adalah booster dengan vaksin Jansen/Johnson & Johnson.

2. Inggris 

Di negara Ratu Elizabeth ini ada 3 jenis vaksin yang dapat digunakan sebagai booster, yaitu Pfizer, Moderna dan Oxford/AstraZeneca. 

Tetapi memang lebih dianjurkan penggunaan vaksin mRNA yaitu Pfizer atau Moderna sebagai booster, apapun jenis vaksin primer yang pernah diterima sebelumnya.

Jika alasan medik atau alergi maka seseorang tidak dapat disuntik vaksin Pfizer atau Moderna maka tentu dapat diberikan vaksin AstraZeneca.

Penelitian dari UK Health Security Agency: 2 minggu sesudah pemberian booster maka level proteksi akan naik sampai 93,1 persen pada mereka yang vaksin primernya AstraZeneca dan naik menjadi 94 persen pada yang vaksin primernya adalah Pfizer.

Risiko masuk rumah sakit akibat infeksi Omicron turun 65 persen pada mereka yang sudah divaksin dua kali dan turun 81 persen pada yang sudah divaksin 3 kali.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved