Minggu, 19 April 2026

Gempa Bumi Terkini

BMKG Ungkap Penyebab Lumajang Diguncang Puluhan Kali Gempa

Pihak BMKG mengungkapkan penyebab Lumajang, Jawa Timur diguncang gempa hingga puluhan kali

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
tribun
Penyebab Lumajang diguncang gempa puluhan kali 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengungkapkan penyebab Lumajang, Jawa Timur diguncang gempa hingga puluhan kali.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan pada Sabtu (9/7/2022) pagi pukul 3.27.07 WIB wilayah Selatan Jawa Timur diguncang gempa tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki parameter update dengan 5,2 magnitudo.

Episenter di laut pada jarak 175 Km arah Barat Daya Lumajang Jawa Timur dengan kedalaman 47 km.

Kata Daryono, gempa dangkal ini dipicu aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Jawa Timur.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan memiliki mekanisme oblique naik (oblique-thrust fault).

Gempa ini dirasakan di Karangkates, Kepanjen, Lumajang, dan Blitar. Dipastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

 

Sampai pukul 11.00 WIB tercatat ada 34 gempa susulan terjadi di barat daya Lumajang, Jawa Timur.

Di antaranya dua gempa yang mengguncang kuat terjadi di barat daya Lumajang.

Gempa di Lumajang memiliki mekanisme pergeseran naik (thrusting) yang berasosiasi dengan sumber gempa megathrust.

Diketahui sebelumnya tercatat ada 34 kali gempa susulan terjadi usai Lumajang, Jawa Timur diguncang gempa pada Sabtu (9/7/2022) dini hari.

Dalam akun instagramnya Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan BMKG masih memonitoring aktivitas gempa di Selatan Jawa Timur tepatnya barat daya Lumajang, Jawa Timur.

Sampai pukul 11.00 WIB, tercatat telah terjadi 34 kali aktivitas gempa susulan di barat daya Lumajang, Jawa Timur.

“BMKG: Hasil monitoring hingga saat pukul 11.00 WIB telah terjadi 34 kali aktivitas gempa susulan di selatan Jawa Timur,” tulis Daryono sambil membagikan pemetaan aktivitas gempa.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved