KTT G20

Luhut Minta Persiapan G20 Kelar pada Minggu Ketiga Atau Keempat Oktober 2022

Luhut berpesan agar seluruh kesiapan untuk Presidensi G20 Indonesia pada November mendatang, disiapkan dengan sebaik mungkin.

Penulis: Yaspen Martinus | Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews/Naufal Lanten
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta kesiapan G20 selesai pada minggu ketiga atau keempat Oktober 2022. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta kesiapan G20 selesai pada minggu ketiga atau keempat Oktober 2022.

Permintaan itu ia sampaikan saat kembali meninjau lokasi acara Presidensi G20 Indonesia yang bakal digelar pada November mendatang,

Ketua Bidang Penyelenggara Acara Presidensi G20 Indonesia itu melihat kesiapan dari Terminal VVIP Bandara Ngurah Rai yang telah direvitalisasi.

Terminal ini nantinya digunakan sebagai tempat parkir pesawat dan tempat kedatangan para pejabat tinggi negara yang menjadi bagian dari Presidensi G20 Indonesia.

“Beberapa pembangunan sudah berjalan, yaitu terminal VVIP lounge, beautifikasi gedung VVIP eksisting, serta beautifikasi dan revitalisasi terminal bandara,” ujarnya saat kunjungan langsung di Terminal VVIP Ngurah Rai, Jumat (8/7/2022), dikutip dari laman maritim.go.id

Luhut juga meminta pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengerjakan pembangunan dengan cepat, sehingga paling tidak pada September 2022, gedung VVIP sudah dapat digunakan.

Baca juga: Yusril Ihza Mahendra: Mahkamah Konstitusi Berubah Menjadi Penjaga Oligarki

“Kita coba kejar untuk seluruh pembangunan Terminal VVIP ini, karena hanya tinggal hitung waktu saja untuk para pejabat negara datang,” katanya.

Selesai mengunjungi Terminal VVIP Bandara Ngurah Rai, Luhut langsung melanjutkan dengan Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, serta TNI–Polri.

Baca juga: Beberkan Rekam Jejak Puan, Bambang Pacul: Tujuh Tahun Lalu Dikau Percaya Jokowi Jadi Presiden?

Seluruh perwakilan kementerian dan lembaga terkait juga hadir.

Beberapa poin yang dibahas dalam rapat itu adalah persiapan di bidang kesehatan, infrastruktur dan logistik, protokoler dan keamanan, serta penanganan atau pengelolaan sampah.

Luhut berpesan agar seluruh kesiapan untuk Presidensi G20 Indonesia pada November mendatang, disiapkan dengan sebaik mungkin, dan koordinasi serta kerja sama antar-lembaga ditingkatkan.

Baca juga: Bekas Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Tak Sadarkan Diri Usai Ditembak Saat Pidato

“Saya minta kerja sama kita semua untuk mengurus acara ini."

"Saya minta kesiapan G20 selesai Oktober di minggu ketiga atau keempat. Semua unsur harus terlibat dan saling kerja sama,” tegasnya.

Sementara, Menkes mengatakan prioritas dari acara Presidensi G20 Indonesia adalah pengamanan dan keamanan, termasuk aspek kesehatan.

Baca juga: Surya Paloh dan Megawati Dikabarkan Tak Akur, Bambang Pacul: Jangan Gampang Menjustifikasi

“Kesehatan akan jadi prioritas kita. Seluruh delegasi nantinya akan dicek dan pastinya sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19,” ujarnya dalam rapat.

Budi juga sudah siap dengan berbagai fasilitas kesehatan seperti rumah sakit di kawasan Bali.

“Unsur kesehatan seperti vaksinasi, kemudian perawatan bagi yang mungkin terpapar, hingga pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat, jadi prioritas kami,” bebernya. (*)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved