Sambangi Peternak Sapi di Sukoharjo, Ganjar Sebut Jogo Ternak dan Bolo Ternak Cegah PMK

Demi mencegah PMK menjelang Idul Adha ini, Ganjar menginisiasi gerakan Jogo Ternak atau jaga hewan ternak dan Bolo Ternak atau teman ternak. 

Editor: Ahmad Sabran
HO
Ganjar Pranowo tinjau peternakan di Sukoharjo 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARA - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berkunjung ke Dukuh Krandon, Desa Genengsari, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo Kamis (30/6/2022).

Ia melakukan pengecekan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap ternak.

Demi mencegah PMK menjelang Idul Adha ini, Ganjar menginisiasi gerakan Jogo Ternak atau jaga hewan ternak dan Bolo Ternak atau teman ternak. 

Ganjar menyebutkan, Jogo Ternak dan Bolo Ternak mengadopsi program Jogo Tonggo yang dicetuskan Ganjar untuk menangani Covid-19.

Baca juga: Putra Siregar Jalani Sidang, Mengapa Nur Alamsyah dan Chandrika Chika Tak Dihadirkan Sebagai Saksi?

Baca juga: KAI Daop 1 Jakarta dan Komnas Perempuan Gelar Kampanye Cegah Tindak Pelecehan Seksual di Kereta Api

Baca juga: Jokowi Akan Jadi Inspektur Upacara Dalam Perayaan HUT ke-76 Bhayangkara

Ganjar menjelaskan, gerakan Jogo Ternak adalah gerakan gotong royong masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat hewan ternaknya dari PMK.

Sedangkan gerakan Bolo Ternak yang berarti teman ternak, merupakan gerakan yang diisi oleh sekelompok orang yang bertugas untuk mencegah dan menangani hewan ternak yang terjangkit PMK, termasuk menyuntikkan vaksin.

"Tadi bicara gerakan Jogo Ternak sekarang kita lakukan mengadopsi Jogo Tonggo saat Covid-19 kemarin. Lalu ada Bolo Ternak, itu ada kelompok peternak, ada penyuluh, ada babinkamtibmas dilibatkan, kita dorong untuk kita data sapinya," ujar Ganjar, Kamis (30/6/2022).

"Ada berapa di sana, nanti kita laporkan terus kita turunkan vaksinnya, timnya, untuk kemudian disuntikkan," sambung Ganjar.

Gerakan Jogo Ternak dan Bolo Ternak melibatkan beberapa pihak, seperti kelompok peternak, kelompok penyuluh dari kedokteran, hingga babinsa dan babinkamtibmas. Hal ini bertujuan agar penanganan PMK bisa lebih cepat.

Sebab, penularan virus PMK ini menyebar melalui udara. Sehingga, lanjut Ganjar, virus ini menjadi sangat berbahaya dan penyuntikan vaksin untuk hewan ternak harus lebih dipercepat.

Tak hanya itu, Ganjar juga meminta stok vaksin yang didistribusikan Kementerian Pertanian ke daerah bisa lebih banyak lagi. Ia beserta jajarannya mengaku siap menyuntikkan vaksin sesegra mungkin jika stoknya banyak.

Baca juga: Rayakan 100 Hari Merdeka Dari Krisis Air, Warga Kamal Muara Akhirnya Miliki Akses Air Perpipaan

Baca juga: Tantowi Yahya Sebut Kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina adalah Misi Gila

"Karena penularannya airborne, maka di udara ini menjadi sangat berbahaya. Dan cepet-cepetan vaksin dan kita mohon betul kalo pemerintah pusat wabil khusus kementerian pertanian sudah mendapatkan lagi vaksin segera didistribusikan dan kita siap," tutur Ganjar.

Sebagai informasi, perkembangan kasus PMK di Jawa Tengah sampai hari ini mencapai 31.770 ekor hewan ternak. Sementara untuk kasus PMK di Kabupaten Sukoharjo sendiri kasusnya sebanyak 748 ekor.

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Kunjungi Desa Genengsari Polokarto, Ganjar Cek Vaksin PMK & Edukasi Warga Ciri-ciri Ternak Terpapar

Sumber: Tribun Solo
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved