Tunjukkan Kartu JKN-KIS Digital, Adi Tetap Bisa Mendapat Layanan Kesehatan di Puskesmas

Dengan menunjukkan identitas dan kartu JKN-KIS digital pada aplikasi Mobile JKN, Adi tetap dapat pelayanan kesehatan.

https://www.jamkesnews.com/
Adi Jaya (17) seorang pelajar yang terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) menggunakan kartu digital JKN-KIS untuk berobat ke Puskesmas. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Di tengah kebutuhan ekonomi yang tinggi memiliki jaminan kesehatan sebagai perlindungan dapat mengatasi biaya kesehatan.

Adi Jaya (17) seorang pelajar yang terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) menceritakan pengalamannya memanfaatkan pelayanan kesehatan.

Memiliki riwayat penyakit amandel yang kerap meradang, Adi berobat ke Puskesmas terdaftar.

“Tahun 2019 saya sakit dengan gejala demam dan sulit menelan akhirnya berobat ke Puskesmas, saya kira cuma radang tapi ternyata amandel saya cukup parah dan dokter menyarankan untuk tindakan operasi pengangkatan amandel,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Karena saya kurang berani (untuk dioperasi) jadi saya hanya minum obat saja dan pulang. Saya berobat nggak mengeluarkan uang sama sekali hanya dengan menggunakan kartu JKN-KIS, terlebih lagi saat berobat saya tidak punya fisik kartu JKN-KIS tapi tetap dilayani dengan baik di Puskesmas,” ungkap Adi.

Karena belum memiliki kartu JKN-KIS, Adi mengungkapkan, sebelum berobat ia sempat mencari tahu tentang prosedur pencetakan, namun informasi yang ia dapat mengarahkan untuk menggunakan aplikasi Mobile JKN.

Terdaftar segmen PBI mengharuskan ia menunggu fisik kartu JKN-KIS dibagikan oleh pihak desa di wilayah setempat. Tidak mau menunggu lama, Adi memilih untuk mengunduh aplikasi Mobile JKN, karena informasi yang ia dapat berobat hanya menunjukkan kartu digital pun bisa dilayani.

“Saya hanya pegang fisik kartu e-id yang dilaminating saat berobat, khawatir tidak dapat dipakai untuk berobat saya cari tahu bagaimana mendapatkan kartu digital. Informasi aplikasi Mobile JKN saya lihat melalui internet dan pengalaman teman yang pernah mengakses aplikasi tersebut sangatlah mudah,” ungkapnya.

“Alhamdulillah fasilitas kesehatan saya terdaftar tidak mempersulit, sehingga saya tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dengan menunjukkan identitas dan kartu JKN-KIS digital pada aplikasi Mobile JKN,” tambah Adi.

Bukan hanya dapat mengakses kartunya sendiri, Adi dapat melihat kartu keluarganya yang terdaftar dalam satu kartu keluarga karena terdaftar di segmen kepesertaan yang sama.

Walaupun keluarganya selama ini belum pernah berobat menggunakan jaminan kesehatan, ia meyakini pentingnya terdaftar sebagai peserta Program JKN-KIS.

"Pengalaman berobat dengan jaminan Program JKN-KIS tidaklah sulit, tanpa harus mencetak fisik kartu KIS dan hanya dengan menunjukkan kartu digital saya tetap dilayani,” pungkas Adi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved