Opini Online
Benny Sabdo : Inspirasi Hukum Pemilu Progresif
Salah satu begawan ilmu hukum Indonesia yang menekuni konsep hukum progresif, yaitu profesor Satjipto Rahardjo.
Dengan pencapaian tersebut Pimpinan Bawaslu memberikan Bawaslu Award sebagai Gakkumdu Terbaik Se-Indonesia kepada Tim Gakkumdu Bawaslu Kota Jakarta Utara (Bawaslu Jakarta Utara, Polres Metro Jakarta Utara dan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara). Penghargaan tersebut sebagai wujud apresiasi dalam menegakkan keadilan pemilu.
Keadilan merupakan keutamaan politik yang paling tua, sudah dicita-citakan dan diperjuangkan 4000 tahun lalu.
Lama sekali pemikiran filosofis tentang keadilan mengikuti pemikiran mendalam Platon dan Aristoteles, dua filsuf Yunani raksasa yang begitu berbobot di abad keempat SM.
Selanjutnya, pembahasan tiga teori keadilan dari akhir abad ke-20 yang paling aktual dan paling mengangkat tantangan tuntutan keadilan dalam dunia yang semakin global, yaitu teori keadilan John Rawls, Robert Nozick dan Amartya Sen (Herry-Priyono, 2022: xv-xvi). Saya membicarakan keadilan tidak hanya secara abstrak filosofis, tetapi menempatkan tantangan keadilan dalam realitas politik-hukum pemilu di Indonesia.
Menegakkan keadilan pemilu tidak sama dengan memancangkan sebuah papan nama dan bim salabim semuanya selesai. Itu baru awal dari pekerjaan besar membangun sebuah proyek raksasa yang bernama keadilan pemilu.
Tanpa memahaminya sebagai demikian, kita sebagai penegak hukum pemilu akan mengalami kekecewaan, bahkan mungkin rasa frustasi.
Dengan demikian, menyosong pemilu 2024 ini sejak dini kita perlu bersiap-siap untuk melakukan pekerjaan yang mulia ini. Hukum pemilu progresif adalah proses yang sarat dengan compassion, istilah Jawanya gereget.
Inspirasi hukum progresif akan menolong kita dalam menegakkan keadilan pemilu di masa depan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/benny-sabdo-anggota-bawaslu-kota-jakarta-utara.jpg)