Senin, 8 Juni 2026

Berita Jakarta

Massa 'Aksi Bela Nabi' Mulai Berdatangan Mengepung Kantor Kedubes India, Serukan Usir Dubes

Ratusan personel gabungan disiagakan di depan Kedutaan Besar India, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Jumat (17/6/2022) siang.

Tayang:
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Ramadan LQ
Massa aksi 1706 mulai memadati depan Kedutaan Besar India, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (17/6/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, SETIABUDI - Massa aksi 1706 mulai memadati depan Kedutaan Besar India, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Pantauan Wartakotalive.com, Jumat (17/6/2022) sekitar pukul 13.30 WIB, satu mobil komando aksi telah datang ke lokasi.

Di mobil komando itu, terdapat spanduk bertuliskan "Aksi 1706 Bela Nabi Muhammad".

Adapula tulisan lainnya yakni "India Menghina Nabi. Usir Dubes India dan Boikot Produk India".

"India Islamophobia, Rasis, dan Fasis. India Bunuh Pendemo & Robohkan Rumah Pembela Nabi".

Selain itu, arus lalu lintas di jalur lambat dari arah Menteng ke Kuningan sudah ditutup untuk aksi.

Baca juga: Muhammad SAW Dihina, Massa FPI hingga PA 212 Gelar Aksi Bela Nabi Kepung Kedubes India

Tampak petugas kepolisian telah bersiaga di sekitar kawasan Kedutaan Besar (Kedubes) India.

Ratusan personel gabungan disiagakan di depan Kedutaan Besar India, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Jumat (17/6/2022) siang.

Hal itu sehubungan dengan adanya aksi oleh elemen massa dari Front Persaudaraan Islam (FPI), GNPF Ulama, dan Persaudaraan Alumni (PA) 212.

"600 personel gabungan dari Polsek, Polres sama Polda disiapkan. Ada barakuda 1, rantis ada," ujar Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Agung Permana pada Jumat.

Mantan Kapolsek Cilandak itu mengatakan, aksi tersebut sudah mengantongi izin dari Polda Metro Jaya.

Agung turut menjelaskan terkait arus lalu lintas di sekitar kawasan Kedutaan Besar India.

Baca juga: Warung Nasi Uduk Aceh di Pluit Jual Rendang dan Dendeng Babi, Pemilik: Tak Ada Maksud Lecehkan Aceh

"Jalur cepat bisa digunakan nanti. Paling ditutup cuma jalur lambat yang dari Epicentrum ke Hotel Luwangsa," katanya.

"(Itu) ditutup karena mengingat massa nanti di jalan raya di jalur lambat yang dipakai mereka," sambung dia.

Lebih lanjut, ia mengimbau massa agar tertib dalam mengikuti aksi yang dilakukan di depan Kedutaan Besar India.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved