UMKM

Kolaborasi YDBA, PT Astra Honda Motor dan Dharma Group Bina 7 UMKM

Kolaborasi ini diharapkan dapat menginspirasi para perusahaan besar maupun perusahaan Tier 1 lainnya untuk berkolaborasi dalam meningkatkan TKDN

Editor: Alex Suban
HO
Pemilik PT Usbersa Mitra Logam, sekaligus UMKM Manufaktur Binaan YDBA, Hamim (ketiga dari kanan) memperlihatkan produk yang dihasilkannya kepada Ketua Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) Sigit P. Kumala (kedua dari kanan), Advisor YDBA Tonny Sumartono (kanan), Quality Technology Division Head (ketiga dari kiri), Presiden Direktur PT Dharma Poliplast Eko Maryanto (kedua kiri) dan Presiden Direktur PT Dharma Presicion Tools (kiri) di tengah kegiatan Penandatanganan MoU kolaborasi YDBA, PT Astra Honda Motor dan Dharma Group dalam Pembinaan UMKM yang diselenggarakan di Galeri UKM YDBA, Jakarta Utara, Senin (13/6/2022). Kolaborasi Pembinaan UMKM ini melibatkan 7 UMKM Manufaktur Binaan YDBA di wilayah Jabodetabek. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) berkolaborasi bersama PT Astra Honda Motor (PT AHM) dan perusahaan tier 1 nya, Dharma Group membina dan memberikan akses pemasaran kepada 7 UMKM manufaktur di Jabodetabek dalam seremoni di di Galeri UKM YDBA, Jakarta Utara, Senin (13/6/2022).

Dalam jumpa pers secara daring ini, YDBA juga mengandeng antara lain PT Kosen Seikoo Makmur, PT Usbersa Mitra Logam, PT CGS Indonesia, PT Nandya Solusi Treatindo, PT Nandya Persada Sejahtera, CV Kawani Tekno Nusantara serta CV Anugrah Jaya Mandiri.

Simak Video Presiden Jokowi Serahkan Bonus Rp 130.500.000.000 untuk Atlet SEA Games :

Sejalan dengan semangat Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) untuk terus berkolaborasi tumbuh bersama UMKM, YDBA terus berupaya menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung ekosistem pembinaan YDBA agar UMKM dapat mandiri dan sustain melalui keterlibatan berbagai stakeholder yang terlibat, termasukmaupun perusahaan Tier 1 nya dalam menjalankan kebijakan pemerintah untuk menerapkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang dapat di-supply oleh UMKM di Indonesia.

Pembinaan kepada UMKM tersebut mengacu pada Buku Pintar menjadi UMKM Unggulan yang berisisistem manufaktur dan sistem manajemen kualitas yang diharapkan dapat meningkatkan wawasan UMKM untuk memasuki supply chain perusahaan besar.

YDBA sendiri akan memberikan pembinaan berupa pelatihan dan pendampingan manajerial bagi UMKM serta mendampingi UMKM agar menghasilkan produk sesuai dengan standar quality, cost & delivery (QCD) yang ditetapkan oleh Dharma Group.

Baca juga: YDBA dan Kadin Berkolaborasi Dalam Pembinaan UMKM di Tanah Air

Baca juga: YDBA Gelar Syukuran ke-42 Membina UMKM

Komitmen kolaborasi dilakukan dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kolaborasi oleh Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala; Quality Technology Division Head PT Astra Honda Motor, Setyo Budi Anang Yuliarto; Presiden Direktur PT Dharma Precision Tools, Yosaphat Simanjuntak dan Presiden Direktur PT Dharma Poliplast, Eko Maryanto Turut hadir dalam kegiatan tersebut, yaitu Advisor YDBA, Tonny Sumartono dan 7 UMKM Manufaktur Binaan YDBA.

Sigit P. Kumala dalam sambutannya berharap, kolaborasi ini dapat dimanfaatkan para UMKM binaan YDBA yang terlibat dengan menunjukkan 3K, yaitu komitmen, konsisten dan ketelatenannya dalam menghasilkan produk yang ber-QCD.

Sigit juga berharap kolaborasi ini dapat menginspirasi para perusahaan besar maupun perusahaan Tier 1 lainnya untuk berkolaborasi dalam meningkatkan TKDN di usahanya masing-masing.

Sehingga, akan ada banyak lagi UMKM yang mendapatkan kesempatan dalam memasok produknya ke perusahaan tersebut.

Baca juga: Fokus Kembangkan Jalur Distribusi, Total Tertanggung Astra Life Kuartal I 2022 Tumbuh 17 Persen

Baca juga: Layani Pemudik Lewat Astra Siaga Lebaran, Ini yang Dipersiapkan Grup Astra

Sedangkan, Eko Maryanto maupun Yosaphat Simanjuntak dalam kegiatan ini menyampaikan, PT Dharma Poliplast maupun PT Dharma Precision Tools mendukung program pembinaan UMKM sesuai dengan motto perusahaan, yaitu exist to contribute.

Dan Setyo Budi Anang Yuliarto, dalam kegiatan ini berharap para UMKM dapat menghasilkan produk sesuai standar QCD yang dibutuhkan tier 1, sehingga PT AHM dapat melibatkan lagi perusahaan tier 1 lainnya untuk berkolaborasi dengan UMKM binaan YDBA.

Sebelumnya pada tahun 2020 - 2021 lalu, YDBA, PT AHM bersama Dharma Group telah menjalankan program kolaborasi yang sama dengan melibatkan 5 UMKM Manufaktur di wilayah Tarikolot, Bogor yang berhasil memasok produk ke Dharma Grou

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved